Harhubnas 2026, Menhub Tekankan Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas

Pejabat Sekda Kota Tual, Ridwan Abduh Fadirubun, S.E., M.Ec.Dev, membacakan Sambuta Mengteri Perhubungan RI pada upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 tingkat Kota Tual, Kamis (17/9/2026).

MalukuPost.com, Tual – Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tual Ridwan A. Fadirubun memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang dipusatkan di Pelabuhan Kota Tual, Kamis (17/9/2026).

Dalam upacara tersebut, Fadirubun membacakan sambutan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Menhub menegaskan peringatan Harhubnas tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

Menurut Dudy, Harhubnas harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kualitas pelayanan transportasi sekaligus memperbarui komitmen kepada masyarakat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan transportasi.

“Harapan masyarakat terhadap layanan transportasi terus meningkat. Membangun transportasi Indonesia bukan pekerjaan mudah, menuntut kita untuk terus memperhatikan keselamatan, memperluas konektivitas antardaerah, dan menghadirkan sistem transportasi yang andal serta berkelanjutan,” kata Dudy dalam sambutannya.

Dudy juga menyampaikan duka cita atas berbagai musibah transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan agar menempatkan keselamatan sebagai prioritas.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Lebih dari itu, keselamatan adalah harga diri Insan Perhubungan,” tegasnya.

Dudy meminta jajaran perhubungan berani menghentikan operasi transportasi apabila ditemukan kondisi yang tidak aman.

Namun, penghentian operasi tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan pencarian alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap dapat berjalan.

Selain keselamatan, Dudy menyoroti pentingnya konektivitas transportasi dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Konektivitas antara pusat produksi dan kawasan permukiman dinilai penting untuk menekan biaya angkut sekaligus biaya logistik.

“Harhubnas 2026 mengusung tema ‘Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju’. Ini sejalan dengan tujuan utama transportasi yang dapat mempertemukan keluarga, membuka kesempatan kerja, membawa bahan pangan, menggerakkan industri, serta menghadirkan negara sampai ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil,” ujarnya.

Dudy mengatakan Kementerian Perhubungan ke depan akan terus menjaga layanan transportasi perintisan, mengembangkan angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda, serta memperbaiki sistem logistik.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus berjalan seiring dengan integritas manusia. Transformasi digital diharapkan dapat membuat pengawasan transportasi lebih transparan dan efektif.

Namun, kualitas pelayanan publik tetap bergantung pada tanggung jawab para pelaksananya.

“Secanggih apa pun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetaplah manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, serta infrastruktur terbaik pada akhirnya berpulang kepada integritas kita,” tuturnya.

Pada momentum Harhubnas 2026, Dudy mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan dan memastikan keselamatan transportasi tidak hanya menjadi perhatian saat peringatan Harhubnas, tetapi diterapkan sepanjang tahun.

Upacara Harhubnas 2026 di Kota Tual turut dihadiri jajaran pimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Tual serta para pemangku kepentingan sektor perhubungan.

Pos terkait