Soroti Ancaman AI, Wawali Tual Pesan Ini ke Mahasiswa Baru UNINGRAT

Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, S.Pi, M.Si, menyematkan tanda pengenal peserta kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Kampus Universitas Doktor Husni Ingratubun Tual (UNINGRAT Tual), Jumat (11/9/2026). DOk.foto: Sendal Swallow.

Tual, MalukuPost.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Tual, H. Amir Rumra, menegaskan bahwa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bukan sekadar seremoni penyambutan biasa.

PKKMB merupakan fondasi awal untuk membentuk generasi unggul penentu arah masa depan daerah dan bangsa.

Pesan itu disampaikan Amir saat membuka secara resmi PKKMB TA 2026/2027 Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Tual di halaman kampus, Jumat (11/9/2026).

“Selamat datang, selamat bergabung, selamat menyambut dunia pendidikan tinggi. Melangkah dari sini, jadilah orang yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat serta negara,” kata Amir.

Mengusung tema “Membentuk Generasi Unggul, Adaptif, Inovatif, Berkarakter Daerah untuk Mewujudkan Kampus Berdampak Berbasis Kepulauan”, Amir mengingatkan agar dunia kampus tidak dimaknai sebatas rutinitas mengejar ijazah dan gelar semata.

“Kehadiran di kampus bukan sekadar rutinitas. Hari ini adalah titik awal perjalanan panjang untuk membentuk diri menjadi insan terdidik, insan intelektual, dan insan yang memberi manfaat,” tegasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan artificial intelligence (AI), Amir mewanti-wanti mahasiswa baru (maba) agar tak hanya pasif menjadi pengguna, apalagi menyerahkan proses berpikir sepenuhnya kepada mesin.

“Jangan hanya mampu menggunakan teknologi, jadilah yang mampu menciptakan, mengembangkan, dan menggunakannya secara bertanggung jawab,” kata Amir.

“Jangan serahkan sepenuhnya proses berpikir kepada kecerdasan buatan. Kualitas dan integritaslah yang menentukan bagaimana jawaban itu digunakan. Kecerdasan harus berjalan beriringan dengan karakter, etika, dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya, Amir mengajak para mahasiswa baru untuk aktif membaca, meneliti, berdiskusi, serta tidak takut berbuat salah selama proses belajar.

“Jangan merasa selesai hanya karena sudah masuk gerbang kampus. Bacalah buku, lakukan penelitian, bangun diskusi, ikuti perkembangan zaman, dan jangan takut salah. Kesalahan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” pungkasnya.

Pos terkait