Gerindra Pastikan Objektif Putuskan Calon Bupati Aru

Gerindra Pastikan Objektif Putuskan Calon Bupati Aru
Hendrik Lewerissa
Ambon, malukupost.com – DPD Partai Gerindra Maluku memastikan objektif dalam memutuskan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru yang akan diusung mengikuti pilkada pada Desember 2015.

“Kami menjamin objektivitas penentuan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru periode 2015-2020 yang keputusannya merupakan kewenangan DPP Partai Gerindra,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, di Ambon, Selasa (24/3).

Kepastian tersebut disampaikan Hendrik saat membuka uji kepatutan dan kelayakan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru yang mendaftar pada 5–16 Februari 2015.

Bakal calon tersebut juga dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh tim penjaringan DPC Partai Gerindra Kepulauan Aru.

Karena itu, menurut Hendrik, uji kepatutan dan kelayakan melibatkan tim penguji dari kalangan profesional/akademisi yang menguasai bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan sosial.

Tim itu adalah Prof Tonny Pariela, Prof Jusuf Leiwakabessy, Prof Martinus Saptenno, dan Dr Abidin Wakanno.

“Jadi hasil tes ini akan disampaikan ke DPP Partai Gerindra untuk memutuskan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Aru yang nantinya memimpin kabupaten secara geografis dekat dengan Australia ini,” katanya lagi.

Hendrik menyatakan, Kepulauan Aru miliki potensi sumberdaya alam bernilai ekonomis, seperti potensi hayati laut, perkebunan, pertanian dan migas.

Hanya saja, tingkat kemiskinan dan pengangguran relatif tinggi, keterbatasan fasilitas kesehatan maupun pendidikan, infrastruktur serta sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola potensi SDA itu.

“Kepulauan Aru butuh sosok pemimpin yang memiliki integritas, profesional dan mampu mengidentifikasi berbagai hambatan pembangunan, selanjutnya merealisasikan program untuk menjawabnya,” ujar Hendrik.

Bakal calon bupati/wakil bupati yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan adalah Penjabat Bupati Kepulauan Aru, Gotlief Gainau, mantan Kepala Kantor Wilayah XIII Direktorat Jenderal Keuangan Negara Samarinda, Soleman Mantayborbir, dan pensiun PNS, Joseph Barens.

Sedangkan, mantan Direktur RSUD Cendrawasih, Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru Johan Gonga, berhalangan hadir.

Ketua DPC Partai Gerindra Kepulauan Aru, Justus Refra mengundurkan diri, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD setempat, D Koburua, juga mengikuti uji kepatutan dan kelayakan untuk bakal calon wakil bupati setempat.

Pilkada Kabupaten Kepulauan Aru serentak dilaksanakan dengan pilkada di Seram Bagian Timur(SBT), Buru Selatan, dan Maluku Barat Daya. (ant/MP)

Pos terkait