![]() |
| Hendrik Lewerissa |
Menyikapi hal ini, Ketua DPD Partai Gerindra Hendrik Lewerissa kepada wartawan di Ambon, Senin (09/3), mengatakan dari keempat daerah yang akan melaksanakan pilkada, kabupaten Aru merupakan daerah yang memperoleh kursi terbanyak yaitu 4 kursi, salah satunya merupakan pimpinan DPRD.
Dijelaskan Lewerissa, di tiga kabupaten lainnya, yakni Kabupaten MBD, Buru Selatan, dan SBT hanya memiliki 1 fraksi utuh di masing-masing daerah, dan salah satunya merupakan pimpinan di DPRD MBD. Dan dalam pelaksanaannya partai Gerindra memprioritaskan kader untuk maju sebagai Bakal Calon (Balon) kepala dan wakil kepala daerah.
“Jika ada kader partai Gerindra yang dinilai memiliki elektablitas, kompetensi, dan kapasitas yang memadai, maka dipriortaskan untuk maju.”tegasnya sembari menambahkan namun misalnya, jika sudah melalui uji, dan observasi yang mendalam ternyata ada kader yang belum siap di wilayah tertentu, maka Gerindra realistis dan fleksibel untuk membangun koalisi dengan partai lain.
Dirinya meyakini sungguh, bahwa pasti ada kader partai Gerindra yang layak untuk didorong dalam pilkada nantinya.
Menyangkut rekomendasi yang nantinya diberikan untuk balon kepala daerah, Lewerissa jelaskan bahwa rekomendasi akan diberikan melalui mekanisme, dan prosedur internal yang hati-hati.
“Saat ini partai Gerindra tidak berada dalam posisi yang terburu-buru untuk mengeluarkan rekomendasi politik kepada calon tertentu, karena masih ada cukup waktu untuk mempelajari hasil survei dari lembaga-lembaga yang kredibel, dan membangun konsolidasi dengan semua sektor yang ada di kabupaten. Setelah itu, baru dikeluarkan rekomendasi kepada kader atau non kader yang layak.”cetusnya.
Menurut Lewerissa, pihaknya menargetkan, agar rekomendasi yang diberikan untuk mengusung pasangan calon tertentu harus berhasil dan menang. Selain itu target lainnya adalah, pilkada merupakan momentum melakukan konsolidasi partai dalam menghadapi tahun depan dan terutama pilpres di tahun 2019 mendatang.
Lebih lanjut dikatakan, untuk Kabupaten SBT, dan Kepulauan Aru sudah selesai dilakukan proses penjaringan balon bupati dan wakil bupati. Sedangkan untuk kabupaten MBD, dan Buru akan dilakukan Rabu atau Kamis mendatang.
“Tidak tertutup kemungkinan ada kader atau non kader partai yang maju dalam pilkada. Yang pastinya kader dan non kader akan diperlakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan partai yang berlaku terkait dengan penjaringan,”pungkasnya.(07)


