MAKSI UGM Sosialisai Beasiswa STAR Bagi Staf SKPD Ambon

  • Whatsapp
Prof. Dr Budono
Ambon, malukupost.com- Upaya untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia pengelola keuangan dan aparatur pengawasan pemerintah, maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka kesempatan bagi para terutama bagi staf Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Lingkup Pemerintah Kota Ambon untuk melanjutkan jenjang pendidikan strata dua melalui beasiswa.

Beasiswa statre Acountablity Revilaction (STAR) merupakan beasiswa untuk Program Magister Akutansi (MAKSI), yang menggunakan dana dari Asian Bank Development (ADB). dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selaku Executing Agency (EA) yang bekerja sama dengan UGM melakukan program beasiswa tersebut.

Direktur magister Akutansi UGM, Prof. Dr. Budono, dalam pembukaan sosialisasi yang digelar di  Ambon, rabu (18/3) mengatakan diharapkan dari pemberian bantuan beasiswa ini dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan staf pengelola keuangan dan internal  auditor pemerintah di bidang akutansi pemerintah.

Dijelaskan  Budono, program beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan biaya non pendidikan dan akan berlangsung selama tahun anggaran 2013-2017. Biaya non pendidikan mencakup, biaya buku, biaya tempat tinggal, biaya hidup, biaya penelitian dan biaya wisuda. Sedangkan di Provinsi Maluku ini, MAKSI FEB UGM akan merintis kerja sama pembentukan CEO dengan Universitas Pattimura.

“ Program MAKSI FEB UGM juga telah dipercaya oleh ADB untuk merintis dan menjadi  pilot project STAR Centre of Execellence (COE). CEO ini merupakan kerjasama antara ADB, pemerintah daerah, dan universitas.”jelasnya.

Menurut Budono, CEO akan mewadahi semua bentuk kegiatan training, whorkshop, sertifikasi ,dan lain-lain  yang bertujuan untuk memperkuat SDM pengelola keungan dan internal auditor.

Sementara itu, kepala Badan kepegawaian daerah (BKD) kota Ambon, Benjamin Selano usai pelaksanaan sosialisasi menegaskan. Tenaga teknis akutansi di SKPD sangat minim.

“Sehingga beasiswa S2 ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin guna melengkapi tenaga teknis, oleh karena tenaga akutansi sangat penting untuk pengelolaan keuangan pemerintah.”harap Selano. (08)

Pos terkait