![]() |
| Gorong-gorong depan Kantor PDAM Ambon |
Betapa tidak, sesuai pernyataan Direktur PDAM Alfonsus Tetelepta bahwa kerusakan jalan di depan kantor PDAM tersebut akibat gorong-gorong yang dibuat Dinas PU Kota Ambon tidak mampu menampung debit air sehingga air yang meluap di permukaan jalan.
Menyikapi pernyataan tersebut, Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Ambon, Roby Sapulette kepada MalukuPost.com, Selasa (31/3) di Ambon menegaskan, faktor utama penyebab terjadinya kerusakan jalan pada wilayah tersebut dikarenakan posisi pipa penyalur air bersih yang berada tepat di atas permukaan jalan.
“Kerusakan jalan disebabkan oleh dua pipa penyalur air bersih ke mobil tangki yang berada tepat di atas permukaan jalan. Olehnya itu, jalan aspal jika terus mendapat tekanan air yang tinggi maka akan terjadi kerusakan, sebab aspal sama sekali tidak tahan air.”tandasnya
Menurut Sapulette, pihak PDAM seharusnya mengatur keberadaan pipa pengisian air tidak jatuh ke badan jalan, karena dengan kondisi seperti itu sekalipun jalan tersebut terus menerus diperbaiki namun kerusakan yang sama akan tetap terjadi.
“Tidak hanya itu, pada malam hari sering kali masyarakat menggunakan fasilitas air yang disediakan PDAM sebagai tempat cuci mobil angkot. Secara otomatis air bekas pencucian mobil akan terus mengaliri permukaan jalan.” Jelasnya
Sapulette mengharapkan, PDAM dapat merubah sistem pengisian air bersih, khususnya pengisian air bersih pada mobil tangki. Yakni membuat stasiun pengisian air bersih dengan menempatkan pipa penyalur air di bagian dalam wilayah kantor PDAM yang bersentuhan langsung dengan gorong-gorong.
“PDAM harus menarik selang pengisian air ke bagian dalam, sehingga aliran air masuk langsung ke drainase.” Tegasnya
Dijelaskan pula, meluapnya air pada gorong-gorong terjadi hanya pasca saat curah hujan tinggi. Sehingga gorong-gorong bukan penyebab utama atas kerusakan jalan tersebut.
Terkait dengan gorong-gorong yang berada di depan kantor PDAM tersebut, pihak Dinas PU akan menggantikannya dengan membangun deker jenis Box Culver.
“Beberapa waktu lalu, kami telah melakukan survei ke lokasi tersebut bersama Sekretaris Kota Ambon dan kepala Dinas PU Kota. Dinas PU akan melakukan pembangunan baru, Deker akan digantikan dengan jenis Box Culver. Sehingga diharapkan dengan jenis gorong-gorong yang lebih luas dapat menampung volume air yang tinggi pada saat hujan.” ungkapnya.(08)


