BEI Gelar Workshop Peluang Investasi Pasar Modal

Ambon, Maluku Post.com – Tersedianya ragam produk investasi di pasar modal Indonesia belum dapat menjamin ketertarikan investor untuk menjadikan pasar modal sebagai tujuan utama dalam berinvestasi.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia khususnya di Maluku terhadap investasi pasar Indonesia yang dapat menghasilkan keuntungan lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Dari kondisi seperti ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Indonesia (KSEI) kemudian menggelar workshop bersama wartawan dengan tema peluang pendanaan perusahaan di pasar modal, Rabu (27/5) di Ambon.

Head of IT Project Management Division Indonesia Stock Exchange, Andre PJ Toelle dalam paparan materinya mengatakan beberapa produk investasi yang tersedia di pasar modal Indonesia dapat menjadi pilihan investasi pelaku pasar, yaitu saham, Realestate investment Trust, Exchange Traded Fund dan lainnya.

Dijelaskan, sebagai regulator pasar modal BEI dituntut untuk selalu berkembang dan berinisiatif dalam menciptakan ragam produk investasi yang dapat memenuhi kebutuhan investor dalam berinvestasi di pasar Indonesia.

Toelle mengungkapkan bahwa berbagai program sosialisasi terus digodok oleh BEI bersama Self Regulatory Organization lainnya, yaitu PT Kliring Penjamin Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Indonesia untuk meningkatkan jumlah investor serta emiten di pasar modal Indonesia.

“Saat ini, kita sedang memfokuskan pemahaman peluang pendanaan perusahaan di pasar modal ke wilayah Indonesia Timur karena selama ini minat penanaman modal investor dari Indonesia Timur sangat minim,” jelasnya

Berdasarkan data yang dihimpun tim riset BEI sampai dengan akhir April 2015, jumlah produk investasi yang terdaftar yaitu 512 saham, 8 ETF, 1 REIT, 93 seri obligasi negara dan 399 seri obligasi korporasi termasuk sukuk.

Menurutnya hal ini dapat memberikan dampak bahwa pasar modal memiliki ragam jenis produk investasi yang dapat menjadi pilihan bagi pelaku pasar untuk berinvestasi.

Setiap produk investasi, oleh Toelle dikatakan memiliki keuntungan dan resikonya masing-masing dan dapat mempermudah pemodal dalam menentukan pengambilan keputusan dan tujuan investasinya sesuai dengan karakteristik dari setiap instrumen investasi yang ada.

Diharapkan, masyarakat dapat lebih memahami fungsi dan tujuan pasar modal dengan baik, sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat dalam berinvenstasi di pasar modal. (08)

Pos terkait