KM Cantika 05 Tabrak Tanjung di Kisar, Dua Penumpang Luka Serius

Salah satu korban yang sementara dirawat
di Puskesmas Kisar
Ambon, Maluku Post.com – KM Cantika 05 milik Perusahaan pelayaran Dharma Indah mengalami kecelakaan menabrak tanjung Masintutun di Pulau Kisar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada Senin (25/5) pukul 05.00 Wit. Akibat kecelakaan itu timbul korban dua orang penumpang mengalami luka serius karena terbentur dinding kapal serta lima penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Dua orang penumpang yang mengalami luka serius saat ini sementara dirawat di Puskesmas Kisar. Salah satu korban seorang ibu mengalami luka serius di dahi sebelah kanan karena terbentur dan harus diinfus.

Informasi yang dihimpun Maluku Post bahwa saat itu KM Cantika 05 sementara berlayar dari pelabuhan Serwaru tujuan pelabuhan Pantai Nama Pulau Kisar. Saat itu ratusan penumpang sementara tertidur lelap.

“Saat itu, kita bersama ratusan penumpang sementara tertidur lelap karena memang situasi saat itu dini hari. Tiba-tiba kita dikagetkan dengan bunyi benturan yang sangat keras dan kapal oleng. Akibatnya para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri,” ungkap salah satu penumpang yang enggan dipublikasikan kepada Maluku Post.com Selasa (26/5) via telepon seluler.

Akibat peristiwa itu, dua penumpang mengalami luka serius serta lima penumpang lainnya mengalami luka ringan karena terbentur dinding kapal.

Terhadap peristiwa kecelakaan itu, diduga karena kelalaian pihak kapal (nakhoda) karena di sekitar TKP ada mercusuar yang berfungsi baik serta peralatan navigasi kapal dalam keadaan normal.

“Aneh, karena di sekitar tanjung itu ada menara Mercusuar yang berfungsi. Kita juga dapat penjelasan bahwa peralatan navigasi kapal dalam keadaan baik sehingga kita menduga ini karena kelalaian dari pihak kapal. Kemungkinan pemegang juru mudi atau nakhoda dalam kondisi mengantuk sehingga tidak memperhatikan arah haluan kapal,” jelas penumpang tersebut.

Terhadap peristiwa kecelakaan ini, diharapkan pihak kesyahbandaran dapat melakukan investigasi dan mengetahui penyebab kecelakaan. Kalau memang terbukti ada kelalaian pihak kapal maka diharapkan ada sanksi kepada perusahaan pelayaran yaitu PT Dharma Indah agar dapat mengutamakan keselamatan penumpang.

“Jangan hanya mau mencari keuntungan semata lalu mengabaikan soal keselamatan penumpang. Jadi pihak kapal juga harus lebih hati-hati. Jangan asal-asalan saja. Jadi kita berharap ada investigasi dari pihak berwenang dan harus ada sanksi agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi,” tegas sumber. (03)

Pos terkait