Ambon, Maluku Post.com – Selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 1436 Hijriah/2015 kapal milik PT Pelni yang berlayar dan menyinggahi pelabuhan Ambon, Maluku, mencapai sebanyak 31 kali kedatangan kapal.
“Jadi jumlah 31 kali kedatangan kapal Pelni terhitung dari H-15 sampai dengan H+17, terhitung dari tanggal 2 Juli hingga 2 Agustus 2015,” kata Pimpinan PT Pelni Cabang Ambon, Siswandi di Ambon, Sabtu (11/9).
Dia menjelaskan, 31 kali kedatangan kapal di pelabuhan Ambon itu dengan berbagai macam tujuan baik ke arah barat maupun ke timur, hanya saja kebanyakan penumpang yang akan merayakan lebaran sebagian besar ke arah barat.
“Mulai dari Bau-Bau, kemudian Makassar terus Surabaya dan Jakarta, sedangkan wilayah timur yakni Banda, Dobo, Kaimana dan Fak-Fak pulang-pergi (PP), yang dilayani oleh KM Tidar sesuai dengan rute pelayaran selama ini,” katanya.
Jadi kalau puncak arus mudik di Maluku khususnya KM Tidar, lanjutnya, sudah terjadi sejak tanggal 5 Juli dalam pelayarannya menuju ture Banda, Dobo, Kaimana dan Fak-Fak pulang-pergi (PP).
“Kalau kearah barat terhitung hari Jumat (10/7) kemarin dimana KM Tidar akan berlayar menuju Bau-Bau-Makassar-Surabaya dan Jakarta pergi-pulang (PP). Kemudian KM Ngngapulu tanggal 12 Juli dari Ambon dengan tujuan Namlea – Bau-Bau dan Makassar (PP), tanggal 13 Juli KM Gunung Dempo dari Ambon menuju Makassar-Surabaya dan Jakarta,” ujarnya.
Dia mengatakan, pada Jumat kemarin, memang ada masyarakat yang mengeluh sebab kehabisan tiket. Permintaan itu sudah tidak bisa lagi dipenuhi sebab penjualan tiket kapal Pelni sekarang menggunakan sistim online atau dalam jaringan (daring) selain ada pembatasan.
“Karena itu kami selalu mengimbau masyarakat agar membeli tiket jauh hari sebelum berangkat,” ujarnya.
Dia menambahkan, mudik lebaran tahun ini tidak ada penambahan kapal Pelni yang menyinggahi pelabuhan Ambon, jadi hanya ada tujuh armada saja sebab masih normal. (ant/MP)


