PDIP Maluku Gelar Halal Bihalal

Huwae : Tradisi Halal Bihalal Patut Disyukuri

Ambon, Maluku Post.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae, menyatakan masyarakat Indonesia patut bersyukur karena diwarisi suatu budaya yang sangat baik berupa Halal bihalal yang dilaksanakan setelah bulan suci Ramadhan serta merayakan Idul Fitri.

“Sudah menjadi tradisi kita bersama untuk melaksanakan Halalbihalal setelah melewati bulan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri sehingga bagi PDIP Provinsi Maluku kegiatan ini wajib dibudayakan serta dilestarikan sepanjang generasi,” katanya di Ambon, Sabtu (25/7).

Ia mengemukakan hal itu saat pelaksanaan Halalbihalal keluarga besar PDI Perjuangan Maluku yang dirangkai dengan penyerahan rekomendasi bupati/wabub untuk bertarung dalam pilkada serentak Kabupaten Buru Selatan, Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru, serta Kabupaten Seram Bagian Timur “Halalbihalal merupakan budaya asli Indonesia dan menurut literatur, acara ini awalnya dirintis dan dilaksanakan pertama kali oleh Pangeran Mangkunegara di lingkungan Istana Kerajaan pada abad ke-17,” katanya.

Setelah Indonesia merdeka, Presiden pertama RI Bung Karno kembali membiasakan tradisi ini dalam lingkungan pemerintahan negara.

“Oleh karenanya kita patut bersyukur telah diwarisi suatu tradisi yang sangat baik seperti ini karena setidaknya Halalbihalal mengandung tiga makna penting bagi kita semua, khususnya keluarga besar PDI Perjuangan Maluku,” tandasnya.

Menurut dia, makna pertama dari Halalbihalal adalah mengajarkan kepada masyarakat untuk merekonstruksikan relasi antarsesama agar lebih sejuk dan menenteramkan.

Selain itu, Halalbihalal juga mengajarkan orang untuk menghindari atau membebaskan diri dari perbuatan dosa, serta Halalbihalal juga mendorong dibangunnya komitmen bersama secara sinambung agar selalu dapat melakukan perbuatan yang bermanfaat dan menyenangkan orang lain, terutama bagi sesama kader partai.

“Momentum halal bihalal tahun ini sengaja kami rangkai dengan acara penyerahan rekomendasi calon bupati/wabub dari PDI Perjuangan, maksudnya agar acara ini memperkokoh terus tali silaturahim dan tali persaudaraan diantara sesama kader,” kata Edwin.

Dengan begitu maka akan menumbuhkan energi positif dalam diri yang pada gilirannya berguna dalam perjuangan untuk memenangkan pilkada di empat kabupaten.

Untuk Kabupaten Maluku Barat Daya, pasangan balon bupati/wabub Barnabas Ornor (Petahana)-Benjamin Noah mendapatkan rekomendasi partai berlambang banteng kekar moncong putih tersebut.

Untuk Kabupaten Buru Selatan diberikan kepada pasangan petahana Tagop Sudarsono-Buce Seleky, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Siti Suruway-Syarifudin Goo, serta Kabupaten Kepuluan Aru diberikan kepada pasangan Wellem Kurnala-Aziz Gin.

Penyerahan rekomendasi ini diberikan langsung Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan, Komaruddin Watubun. (ant/MP)

Pos terkait