Ambon, Maluku Post.com – Tak ada yang mustahil dalam sepakbola. Keberhasilan tuan rumah Chile menghempaskan juara bertahan Uruguay di perempat final Copa America 2015, Kamis (25/6), menjadi salah satu pembuktian sahih di balik asumsi tersebut.
Menurut Direktur Utama (Dirut) Sekolah Sepakbola (SSB) Amboina (Amboina Football School) Heygel Tengens, keberhasilan Arturo Vidal dan kawan-kawan menekuk Uruguay menjadi modal berharga bagi ’La Roja’ untuk memastikan diri ke partai pamungkas, final. Apalagi, lawan yang akan dihadapi di semifinal adalah Peru, tim kuda hitam.
“Saya memang tidak menganggap remeh Peru, karena tim ini pernah beberapa kali mengukir sejarah di Copa America, tetapi melihat statistik permainan dan peluang, saya jagokan Chile lolos ke final, bahkan tahun ini Chile lah juara Copa America di kandang mereka sendiri,” sumbar Heygel dalam bincang-bincang dengan Maluku Post di Café Tradisi Joas, Jalan Said Perintah Ambon, Maluku, Jumat (3/7/2015). Chile sudah empat kali menjadi runner up Copa America, 1955, 1956, 1879 dan 1987.
Heygel menyatakan Chile punya pemain-pemain kelas dunia seperti Arturo Vidal, Alexis Sanchez, David Pizzaro, Gary Medel, dan Claudio Bravo yang merumput di klub-klub elite Eropa maupun klub-klub Amerika Latin sehingga membuat timnas Chile patut diwaspadai tim kontestan Copa America 2015 lainnya.
“Ingat, ketika Chile sudah mengalahkan juara bertahan 15 kali (Uruguay), ada obsesi besar mereka untuk menjuarai Copa America kali ini, apalagi mentas di kandang mereka sehingga dukungan besar akan diberikan warganegara Chile di manapun di dunia maupun di Negara itu sendiri,” jelas praktisi olahraga Maluku yang suka keliling dunia itu.
Heygel mengakui masih ada Argentina sebagai kandidat juara. Namun, modal kemenangan atas La Celeste sebagai juara bertahan sekaligus pemilik trofi terbanyak turnamen ini (15 kali), dan status tuan rumah yang digenggam akan memberikan keutungan tersendiri dari aspek non teknis bagi Chile.
“Semua tim, terutama empat finalis (Chile, Peru, Argentina, Paraguay) punya peluang, tetapi Chile unggul atas tiga tim lainnya dari sisi non teknis. Dan tak ada yang mustahil bagi Chile untuk menjadi juara di kandang mereka sendiri,” pungkas ’Raja Batu Maluku’ ini. (09)


