Ambon, Maluku Post.com – Kebijakan pemerintah yang menambah mesin diesel pembangkit listrik sebesar 5 MW di Larat dan Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat sangat strategis untuk menerangi berbagai desa di wilayah perbatasan tersebut.
“Listrik menjadi salah satu infrastruktur dasar yang sangat penting dan berguna dalam menunjang aktivitas pembangunan di Kabupaten MTB yang merupakan salah satu beranda nusantara di Maluku,” Plt Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten MTB, Jhon Batlayeri, yang dihubungi dari Ambon.
Kabupaten MTB sendiri merupakan salah satu dari tujuh kawasan perbatasan yang mendapat skala prioritas dari Pemerintah Pusat dalam program kelistrikan.
Proyek ini langsung ditangani Presiden Joko Widodo dalam salah satu programnya untuk tahun ini dimana semua wilayah perbatasan sudah harus dialiri listrik.
Sehingga pemerintah telah mendatangkan mesin diesel pembangkit listrik sebesar 2 MW untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat pada kecamatan Nirunmas dan kecamatan Kormomolin.
Sedangkan di Saumlaki yang merupakan Ibu Kota Kabupaten MTB meski sudah ada jaringan listriknya, tetapi pemerintah juga melakukan penambahan mesin diesel berkapasitas 3 MW.
Untuk pemasangan jaringannya sendiri, kata Jhon, diperkirakan akan rampung akhir Agustus ini di wilayah kecamatan Nirunmas sehingga diharapkan pada akhir tahun 2015 sudah bisa dinikmati masyarakat.
Pembangunan sarana infrastruktur dasar lainnya di Kabupaten MTB yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Australia ini sangat diperlukan seperti jalan dan jembatan, serta sarana komunikasi. (ant/MP)


