Anak Daerah Diajak Tingkatkan Pertahanan Bela Negara

Ambon, Maluku Post.com – Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) Mayjen TNI I Gede Sumertha mengajak anak di daerah Maluku untuk meningkatkan pertahanan bela negara.
“Anak daerah Maluku dan khususnya di Kota Ambon diminta untuk bersama meningkatkan kemampuan pertahanan dan bela negara sebagai upaya perwujudan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya saat melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Ambon, Jumat (27/11).
Menurut dia, peningkatan pertahanan dan bela negara diwujudkan dengan mengikuti pendidikan di Universitas Pertahanan Indonesia sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan vokasi serta pendidikan profesi dibidang pertahanan dan bela negara.
“Upaya ini bertujuan untuk melaksanakan pembangunan dan pengembangan yang berorientasi pada Tri Dharma perguruan tinggi, untuk mencapai standar pendidikan nasional dan universitas berstandar kelas dunia,” katanya.
Mayjen Gede menyatakan, Unhan merupakan lembaga pendidikan tinggi yang unik karena mengkhususkan diri pada studi pertahanan setingkat Strata dua (S2).
Unhan lanjutnya adalah lembaga pendidikan tinggi terbuka yang memberikan kesempatan kepada para perwira TNI dan sipil untuk belajar dan memperdalam Ilmu Pertahanan dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya.
“Pendidikan di Unhan tidak sepenuhnya militer, tetapi saat ini masyarakat sipil 80 persen mendominasi pendidikan dan sisanya 20 persen merupakan prajurit TNI,” tandasnya.
Ia mengakui, pihanya menargetkan tahun 2016 selain kota Solo, Ambon akan menjadi target pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unhan.
“Kita berharap anak daerah yang saat ini sementara menempuh pendidikan, setelah lulus dapat kembali membangun daerah dengan bekal pendidikan yang telah diperoleh. Catatan kami ada tiga anak Maluku yang sementara mengikuti pendidikan,” kata Mayjen TNI Gede.
Sementara itu Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan, Unhan merupakan persiapan kaderisasi nilai kebangsaan, serta merupakan investasi jangka panjang.
“Program pendididikan ini juga merupakan komponen untuk memperkuat jati diri generasi bangsa, serta investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Ia berharap, pihaknya berharap kedepan semakin banyak anak derah khususnya PNS lingkup Pemerintah Kota Ambon yang bisa mengikuti pendidikan di Unhan untuk program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (Peace and Conflict Resolution).
“Jika tahun 2013 sudaha ada dua PNS Pemkot yang mengukuti pendidikan, kami berharap kedepan terbuka kesempatan bagi PNS lainnya, mengingat Ambon merupakan kota yang pernah mengalami dampak konflik sosial,” tandasnya. (MP-4)

Pos terkait