Kebakaran Hutan Meluas, Pemkab Buru Terkesan ‘Tutup Mata’

Namlea, Malukupost.com – Hampir 2 bulan sejak kasus Kebakaran Lahan yang terjadi di Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru sampai saat ini masyarakat yang mengalami bencana tersebut tidak mendapat bantuan apapun.

Ironisnya Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Buru pun terkesan tidak peduli, betapa tidak , untuk memadamkan titik-titik api di daerah tersebut saja mobil pemadam kebakaran pun stan by saja di ibukota Kabupaten buru, kekesalan ini disampaikan Muslan Bachmid, Ketua Pemuda Tani Desa Waimangit di Namlea, Kabupaten Buru, Selasa (24/11).

Menurut Bachmid, kebakaran lahan yang terjadi di Kecamatan Air Buaya tersebut sudah meluas sehingga tanaman pertanian milik masyarakat berupa Cokelat, Cengkeh, kelapa terancam punah.

Olehnya itu, selaku ketua Pemuda Tani mewakili masyarakat yang menerima dampak kebakaran tersebut meminta perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru agar memberikan bantuan untuk meminimalisir kebakaran yang hingga kini makin meluas.

“Pemerintah Kabupaten Buru, dalam hal ini pihak BNPB Kabupaten Buru segera menyikapi persoalan dengan memberikan bantuan baik berupa armada pemadam kebakaran maupun bantuan lainnya sehingga kebakaran tidak meluas dan masyarakat yang menjadi korban bisa diberi perhatian”tandasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Waimangit, Faizal Rizal Umanailo menyatakan, kasus kebakaran hutan yang terjadi sudah hampir 2 bulan ini membuktikan bahwa minimnya perhatian pemerintah Kabupaten buru.

Dijelaskan Umanailo, kejadian ini jika dibiarkan berlarut maka akan berdampak pada melemahnya ketahanan pangan di Kecamatan Air Buaya, dan hal ini juga berdampak bagi ketahanan di kabupaten tersebut.

“Kita merasa tidak ada perhatian serius pemerintah Kabupaten terhadap masalah ini, kita rakyat susah untuk memadamkan api, dan bantuan pemerintah kabupaten sangat kita harapkan”ungkap Umanailo.

Dikatakan pula, jika tidak ada tanggapan dari pemerintah Kabupaten setempat maka pihaknya beserta masyarakat petani akan bertemu DPRD Kabupaten Buru untuk mempertanyakan kinerja BNPB yang tidak pernah melaksanakan tugas sesuai amanah Undang-undang.

“Pemerintah Kabupaten jangan hanya memikirkan persoalan-persoalan politik saja, dan tidak pernah memikirkan persoalan rakyat kecil, contohnya di kecamatan Airbuaya”pungkasnya. (MP-3)

Pos terkait