PLN Maluku: Tidak Ada Pemadaman Jelang Natal

Ambon, Maluku Post.com – PT PLN Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara menjamin tidak akan terjadi pemadaman listrik menjelang natal dan tahun baru.

“Kami jamin pasokan listrik di Maluku aman menjelang perayaan natal dan tahun baru, karena daya mampu listrik mencapai 58 MW sedangkan beban puncak 53 MW,” kata Humas PT PLN Maluku dan Maluku Utara, Khairul Hatala di Ambon, Senin (21/12).

Ia mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan lima unit genset untuk mengantisipasi gangguan jaringan listrik saat perayaan natal dan tahun baru.

Lima unit genset akan disiagakan di lima tempat ibadah di Kota Ambon seperti gereja Maranatha, Silo, Katedral, gereja Bunda Maria dan lapangan Merdeka Ambon.

Kapasitas mesin genset yang disiagakan juga dalam jumlah yang cukup besar, untuk tempat ibadah 100 KWH sedangkan lapangan merdeka 250 KWH.

“Mesin genset dipastikan dapat membantu masyarakat baik di tempat ibadah maupun fasilitas umum, karena jika sampai terjadi pemadaman dapat membantu,” katanya.

Khairul menyatakan, pengadaan mesin akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), jika terjadi kendala maka tim akan melakukan pemeriksaan jaringan serta sistem.

“Kami pastikan kondisi listrik di Maluku khususnya Kota Ambon aman jelang hari raya, karena selain menyiapkan mesin genset juga didukung petugas yang akan langsung mendatangi lokasi jika terjadi gangguan,” ujarnya.

Diakuinya, beberapa hari terakhir di wilayah Pulau Ambon terjadi pemadaman listrik disejumlah lokasi di Ambon karena terjadi gangguan di kabel bawah tanah OCR 2507 amper pada Sabtu 19 Desember di kawasan Lateri kecamatan Baguala.

Gangguan kabel bawah tanah berdampak mesin di PLTD hative kecil dan Poka sehingga terjadi pemadaman untuk seluruh wilayah pulau Ambon.

“Gangguan tersebut mengakibatkan “black out” atau mesin mati total dan membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan. Kami pastikan hal serupa tidak akan terjadi dan jika terjadi maka proses pemulihan akan dipercepat,” tandasnya.

Khairul menambahkan, pemadaman listrik terjadi secara terencana dilakukan secara bergilir yakni diumumkan melalui media masa dan cetak dikarenakan pemeliharaan jaringan serta sistem mesin yang terbatas, sehingga dilakukan pemadaman.

“Sedangkan pemadaman yang tidak terencana disebabkan gangguan, dan kejadian gangguan yang terjadi pada sabtu lalu merupakan diluar perencanaan,” ujarnya. (MP-7)

Pos terkait