Ambon, Maluku Post.com – Tahun ini, Dinas Kehutanan (Dishut) Maluku akan mereboisasi hutan di kawasan kota Ambon dan Buru.
“Kegiatan ini merupakan program kami di tahun ini dan akan dilakukan dalam waktu dekat,” ungkap Kepala Bidang perlindungan hutan dan konservasi, Dinas Kehutanan Maluku, Sandy Luhulima di Ambon, Selasa (19/4).
Menurutnya, tujuan reboisasi untuk menanam kembali hutan yang telah ditebang atau tandus, gundul. Reboisasi ini berguna untuk dapat meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan cara menyerap polusi serta debu dari udara,kemudian membangun kembali habitat serta ekosistem alam, juga mencegah pemanasan global dengan cara menangkap karbon dioksida dari udara, dan juga dapat dimanfaatkan hasilnya terutama kayu.
“Untuk itu saya berharap, reboisasi yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan sumber daya alam yang ada di kedua kawasan,”ucapnya.
Dijelaskan Luhulima, bahwa sebelumnya, reboisasi hutan dilakukan di Negeri Lima, kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah yang hancur akibat jebolnya dam Way Ela 2011 silam.
“Jadi kita memberikan tanaman kepada masyarakat untuk menanam secara langsung, sedangkan kita hanya mengawasi hasil tanaman masyarakat, dan kalau ada tanaman yang rusak maka kita memberikan tanaman baru untuk kembali ditanam,”tuturnya.
Dirinya berharap, reboisasi yang dilakukan akan memulihkan hutan Negeri Lima yang habis akibat jebolnya dam Way Ela.(MP-7)


