Ambon, Maluku Post.com – Rute perjalanan kegiatan ekspedisi Bank Indonesia (BI) Pusat dengan mempergunakan salah satu kapal perang (KRI) ke kawasan timur Indonesia (KTI) akan menyinggahi Kota Saumlaki, Ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan juga Pulau Wetar.
“Kami sudah mendapatkan jadwal pelayaran dari ekspedisi BI Pusat yang rencananya akan berlangsung dari tanggal 30 April hingga 29 Mei 2016, jadi kegiatannya selama satu bulan,” kata Deputy Perwakilan BI Maluku Joko Triono di Ambon, Rabu (20/4).
Jadi rute perjalanan ekspedisi BI Jakarta itu mulai dari Jakarta-Pelabuhan Bayo-Bima- Wetar-Saumlaki-Matakus- Kaimana dan kembali lagi ke Jakarta dengan menyinggahi Makasar.
Dia mengatakan, kegiatannya hampir bersamaan dengan yang dilakukan BI Perwakilan Provinsi Maluku ke Pulau-pulau perbatasan dengan negara tetangga yakni Timor Leste yang berlangsung dari tanggal 28 Maret hingga tanggal 2 April 2016.
“Sosialisasi terkait uang rupiah, yakni penggunaan uang rupiah di negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), termasuk ceramah tentang undang-undang mata uang Indonesia, penggunaan uang logam, kemudian kas keliling yang di dalamnya ada proses pertukaran uang lusuh,” ujarnya.
Termasuk bantuan guna pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM), lanjutnya, pada beberapa daerah yang disinggahi.
“Jadi kegiatan ini sama seperti yang dilakukan BI Perwakilan Maluku pada saat ekspedisi ke Pulau-pulau terluar, ada pemberian bantuan bagi kelompok usaha tenun ikat di Saumlaki dan juga bantuan kepada beberapa sekolah berupa buku-buku pelajaran yang sesuai dengan yang dibutuhkan dan juga alat-alat olahraga,” katanya.
Joko menambahkan, dengan adanya kegiatan seperti itu yang dilakukan BI Perwakilan Maluku maupun BI Pusat maka uang lusuh yang masih beredar di masyarakat akan lebih sedikit dari yang layak edar.
Sedangkan uang lusuh yang berhasil ditukarkan masyarakat kepada BI Perwakilan Maluku pada saat ekspedisi itu tercatat sebanyak Rp3 miliar. (MP-3)


