BAN-PT Lakukan Visitasi Prodi Matematika STKIP Saumlaki

Saumlaki, Maluku Post.com – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai satu badan akreditasi yang memiliki wewenang dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek dikti) jumat kemarin (20/5) kemarin menerjunkan dua tenaga asesor yakni DR.Scolastika Mariana dan DR. Dharma Lesmana untuk menilai secara langsung dokumen pengajuan borang akreditasi yang sebelumnya diajukan oleh pihak Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pedidikan Saumlaki (STKIPS) milik Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

Menurut Scolastika, penilaian yang dilakukan terhadap program studi matematika STKIPS tersebut dilakukan  dengan menggunakan 7 standar penilaian instrumen akreditasi untuk menilai tingkat komitmen terhadap kapasitas dan efektivitas program studi Matematika.

“7 standar akreditasi tersebut  yakni Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaiannya; Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu; Mahasiswa dan lulusan; Sumber daya manusia; Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi; Penelitian, pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama.”ungkapnya saat dikonfirmasi di Saumlaki, Selasa (24/5).

Dijelaskan Scolastika, dalam tahapan penilaian, ketujuh standar tersebut dituangkan dalam 3 berkas penilaian yang terdiri dari:Laporan evaluasi diri program studi, Borang akreditasi program studi, dan Borang akreditasi unit pengelola program studi, dimana kegiatan penilaian itu menurutnya dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang di laporkan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“berdasarkan pengajuan borang, kita pelajari kemudian kita periksa dan kita datang untuk membuat penilaian terhadap borang itu. Setelah itu, kita membuat komentar secara kualitatif, berikut dilanjutkan dengan assessment lapangan, dimana kita harus mendatangi, konfirmasi dan melihat  kecocokan apakah kondisi lapangan itu memang sudah betul seperti kemarin laporan tertulis atau tidak” ujarnya.

Berdasarkan hasil penilaian Scolastika katakan terdapat kesamaan laporan yang diajukan dalam borang akreditasi dengan kenyataan dilapangan, kendati ada sejumlah hal positif terkait prestasi lembaga yang perlu ditambahkan karena tidak disertakan sebelumnya dalam borang.

“Saya melihat sudah sesuai. Hanya saja ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan tetapi belum ditulis dalam laporan jadi saya tambahkan. Dan memang maklum saja karena baru dan belum punya lulusan sehingga beberapa point masih kurang, tetapi secara legalitasnya itu kan sudah terakreditasi nanti”. Tuturnya.

Scolastika juga memastikan bahwa hasil yang di peroleh dari kegiatan asesmen tersebut tetap obyektif dan juga bukanlah hasil akhir, namun hasil kerja tim asesor itu akan diserahkan ke majelis BAN PT untuk dinilai barulah  dikeluarkan nilai akreditasi yang tertuang dalam keputusan ekreditasi dalam kurun waktu paling lama dua bulan berjalan.

Sementara itu, Ketua STKIP Saumlaki, Thomas kundre menjelaskan bahwa pihaknya belum lama ini telah mengajukan usulan kepada BAN-PT berupa borang terhadap dua Program Studi (Prodi) STKIPS yakni Prodi Matematika dan Prodi bahasa Inggris, namun BAN-PT baru melakukan visitasi terhadap prodi Matematika. Kendati demikian, BAN-PT dinialinya telah tanggap terhadap apa yang menjadi kebutuhan lembaganya.

“Saat kita ajukan borang ke BAN-PT, itu borang dua Prodi ini kami ajukan sekaligus, namun setelah diverifikasi maka dilakukan visitasi secara bertahap. Setelah kami berkoordinasi dengan BAN-PT, data prodi bahasa Inggris belum diverifikasi dan dipastikan dalam waktu dekat tim asesesmen untuk prodi bahasa Inggris sudah bisa datang ke Saumlaki untuk melakukan penilaian sama seperti yang saat ini dilakukan untuk prodi matematika.” Jelasnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) Polikarpus Lalamafu dikonfirmasi terpisah mengatakan sebagai pemilik lembaga Pendidikan Tinggi tersebut, pihak YPT-RLS senantiasa mendorong dipercepatnya proses akreditasi, mengingat dalam tahun ini, STKIPS akan mewisudakan para mahasiswa angkatan pertama.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasinya dengan pimpinan BAN-PT di Jakarta kemarin, proses visitasi untuk prodi bahasa Inggris semestinya sudah dilaksanakan bersamaan dengan prodi Matematika STKIPS, namun pihak BAN-PT masih melakukan secara bertahap, oleh karena minimnya tenaga asesor.

“Saya sudah bertemu langsung dengan Ketua BAN-PT d Jakarta yakni Prof. Ramly dan beliau sudah menjelaskan persoalan keterlambatan ini bahwa tenaga asesor di BAN-PT ini terbatas. Nah terakhir kami terima informasi bahwa visitasi untuk prodi bahasa Inggris akan dilakukan minggu depan.” Ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, STKIP Saumlaki adalah salah satu dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) milik Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

Selain STKIPS, YPT-RLS juga memiliki dua Perguruan Tinggi lain yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Saumlaki (STIESA) yang memiliki 3 Program Studi yakni Ekonomi pembangunan, Akuntansi dan Manajemen.

Selanjutnya ada pula Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Saumlaki (STIAS) dengan 2 Prodi yakni: Prodi Administrasi Negara/Publik dan Prodi Administrasi Niaga/Bisnis. 3 PTS milik YPT-RLS ini merupakan perguruan tinggi resmi yang diakui oleh pemerintah dan sudah terakreditasi. (MP-16)

Pos terkait