Peserta Rakor Pengawasan Tenagakerjaaan se-Maluku Tinjau Pabrik Plywood

Namlea, Maluku Post.com – Peserta Rapat Koordinasi (rakor) Pengawasan Ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Maluku meninjau pabrik plywood PT Waenibe Wood Industri (PT. WWI). Rombongan rakor yang dipimpin Drs Hasan Latupono pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Nakertrans) Maluku dan ditemani Ridwan Tukuboya  selaku Kepala Dinas (Kadis) setempat, dan diterima manajer keuangan PT WWI, Prayitno di Wainibe, Kabupaten Buru, Selasa (24/5)

Pantauan media ini , saat turun ke lokasi pabrik pembuatan tripleks, rombongan peserta rakor hanya melihat sebentar saja hal ini disebabkan tidak adanya aktivitas alat atau mesin maupun aktivitas pekerja di lokasi tersebut.

Menurut manajemen pabrik, bahwa saat rombongan ke lokasi pabrik tersebut bersamaan dengan waktu istirahat sehingga tidak ada aktivitas dalam pabrik.

Prayitno menjelaskan kepada rombongan bahwa perusahaan plywood itu hanya mempekerjakan 430 karyawan,  mayoritas karyawan tenaga kerja lokal dan hanya 27 persen dari luar Buru. Walau tidak menyebut angka produktivitas, Prayitno mengaku minimnya serapan tenaga kerja itu tidak lepas dari bahan baku kayu logging yang sudah sangat sulit di dapat.

“Dengan kapasitas mesin yang tersedia PT WWI membutuhkan bahan baku kayu 3000 meter kubik dalam sebulan. Namun kebutuhan itu tak tercukupi. Padahal bila produksinya normal dapat menyerap angkatan kerja sampai 3.000-an karyawan.”ungkap Prayitno.

Kadis Nakertrans Buru Ridwan Tukuboya dalam kesempatan kunjungan itu menyatakan terima kasih kepada manajemen PT WWI yang telah membuka pintu kepada para peserta rakor pengawasan tenaga kerja.

Khusus kepada peserta rakor, Tukuboya meminta agar dapat memanfaatkan waktu mereka dengan baik dalam berdiskusi serta membahas apa saja yang telah mereka saksikan selama melakukan peninjauan lapangan.(MP-19)

Pos terkait