Ambon, Maluku Post.com – Walaupun pelantikan Wakil Walikota Tual Adam Rahayaan menjadi Walikota definitif masih tinggal beberapa hari lagi, namun sudah ada banyak harapan dari masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan, untuk menjadikan Kota Tual yang lebih baik lagi.
“Jika sudah dilantik Walikota definitif harus langsung me-recovery pemerintahan, dan menjadikan pemerintahan good goverment dan good governance dalam hal pelayanan publik,”ujar ketua Komisi A DPRD Kota Tual Yakob Silubun di Ambon, Kamis (19/05).
Silbun juga meminta, agar Rahayaan dapat menormalkan kembali penyelenggaraan pemerintahan yang sempat molor pasca meninggalnya almarhum M. M. Tamher.
Menurut Silbun, dilantiknya Adam Rahayaan sudah sesuai proses, mekanisme dan aturan, yang dimulai dari proses DPRD Tual, Pemerintah Provinsi Maluku sampai Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Saya berharap pelantikan yang akan berlangsung 23 Mei mendatang dapat berjalan dengan baik, dan sekembalinya ke Kota Tual dapat menjalankan proses penyelenggaraan pemerintahan, dengan bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan diantaranya legislatif, instansi vertikal dan seluruh elemen masyarakat,”pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Maluku Said Assagaff telah mengungkapkan, sesuai agenda proses pelantikan Adam Rahayaan sebagai Walikota dilakukan pada Rabu (18/5), namun diundur Senin, 23 Mei.
“Mundurnya pelantikan mengingat beliau baru selesai Umroh, sehingga pelantikan diundur 23 Mei,”ujar Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Senin (16/05).
Dirinya berharap seluruh elemen masyarakat yang ada di kota Tual dapat mendukung hal ini, sehingga proses pemerintah yang akan dijalankan Adam Rahayaan dapat berjalan dengan baik dan membawa kota Tual yang lebih maju lagi.(MP-7)


