![]() |
| Ismail Usemahu |
Ambon, Maluku Post.com – Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Februari 2017 merupakan hari yang spesial bagi insan pers di Indonesia terkhusus di Maluku, hal ini karena Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah menetapkan Maluku sebagai penyelenggara kegiatan tersebut, yang akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Untuk itu, dalam kedatangan Presiden di kota Ambon Manise nanti akan disempatkan untuk meletakkan batu pertama pembangunan kampung Multikultural yang berada di kawasan Desa Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.
“Mudah-mudahan Presiden datang pada HPN Februari 2017 dan bersedia untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampung multikultural,”ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku, Ismail Usemahu, di Ambon, Senin (20/6).
Dijelaskan, pembangunan kampung multikultural sudah dianggarkan pada tahun 2017 dan sudah disetujui. Dimana pembangunannya akan dilakukan di pertengahan desa Hatu dan Laha, atau diseputaran jalan lintas Negeri Lima – Laha yang sudah mulai dilakukan pekerjaan.
Ditanya pembangunan jalan lintas Negeri Lima – Laha, ungkap Usemahu proses pembangunan sementara berjalan. Namun sayangnya pembangunan harus dihentikan, mengingat pekerjaannya tersentuh hutan lindung.
“Sementara ini kita lagi membuat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), sesudah itu baru diajukan ke kementrian kehutanan,”ucapnya.
Usemahu menambahkan, jika sudah ada persetujuan dari kementrian kehutanan terkait pinjam pakai maka pihaknya akan melanjutkan proses pekerjaan tersebut. (MP-7)


