Ambon, Malukupost.com – Pengetahuan dan pengertian wawasan kebangsaan sangatlah penting dan perlu dipupuk sejak dini bagi para pelajar untuk menciptakan generasi muda bangsa yang memiliki nasionalisme yang tinggi.
Guna mewujudkan wawasan kebangsaan bagi kalangan pelajar di Ambon, Korem 151/Binaiya melalui program pembinaan penerangan TW I Tahun Anggaran 2017, menyelenggarakan sosialisasi dan pemutaran film tentang wawasan kebangsaan yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Ambon, Rabu (29/3).
Sersan Satu (Sertu) Dimas Ary Setyawan, selaku pemateri mengatakan pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibangun kesadarannya untuk cinta kepada tanah air serta menjadikan pelajar sebagai pelopor utama dalam menegakkan kecintaan pada NKRI
“Terbangunnya rasa kebersamaan dalam masyarakat untuk meningkatkan daya saing pemuda yang berkarakter dan memiliki disiplin yang tinggi,” ujarnya.
Setyawan mengingatkan para pelajar agar tetap menjaga kedisiplinan, kepedulian antar sesama, dan kepekaan terhadap perubahan situasi kondisi lingkungan sekitar.
“Siswa wajib menjaga keamanan, ketertiban serta menjaga kebhinekaan dan kerukunan antar sesama tanpa membedakan suku, ras, agama, adat dan budaya,serta menjauhi Narkoba dan pergaulan bebas,” ungkapnya.
Dijelaskan Setyawan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk memberi gambaran dan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan bagi para generasi penerus bangsa.
“Sehingga para pelajar mampu menjadi generasi muda yang tangguh dan kuat menghadapi tantangan perkembangan zaman serta menjadi generasi yang berguna bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” tandasnya.
Sebagai respon terhadap kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Korem 151/Binaiya kepada para siswa SMK Negeri 4 Ambon, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mengatakan para pendidik SMK Negeri 4 Ambon sangat mengapresiasi atas materi yang dibawakan oleh Tim Penerangan Korem 151/Binaiya.
“Kami sangat berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali di Sekolah ini,”ucapnya. (MP-8)


