Ambon, Malukupost.com – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku akan menggelar musyawarah wilayah (Muswil) pada Sabtu 1 April 2017 yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku. Muswil tersebut direncanakan dibuka oleh Gubernur Maluku Said Assagaff.
Ketua Panitia Muswil MES Maluku Abdul Mannan Latuconsina di Ambon, Kamis (30/3) menyatakan, persiapan Muswil sudah mencapai 90 persen dengan peserta yang diundang berjumlah 168 orang.
“Peserta yang di undang untuk mengikuti Muswil yakni tokoh agama, tokoh masyarakat, para penggiat ekonomi syariah dan akademisi yang ada di Kota Ambon,”katanya.
Menurut Manan, musyawarah ini dilakukan untuk dapat meningkatkan sistem ekonomi, hal itu menjadi sasaran MES nantinya. Karena pada prinsipnya antara keislaman dan keindonesiaan adalah satu mata rantai yang tidak bisa dilepas pisahkan.
“Kita hanya ingin menunjukkan satu kreatifitas perekonomian yang mampu untuk memberikan sumbangsih kepada seluruh umat manusia terutama di Provinsi Maluku,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku H Idrus E Toekan menyatakan, MES untuk Maluku bukan lagi hal yang baru karena pada tahun 2006 MES sudah dibentuk di Maluku.
“Dulu MES sudah dibentuk di Maluku pada tahun 2006, namun sudah tidak aktif lagi dan sekarang baru mulai diaktifkan ulang,” ungkapnya.
Sedangkan Anggota Steering Comite Muswil, Bambang Haryono Nugroho mengatakan agenda utama pada Muswil tersebut yakni memilih ketua umum beserta kepengurusannya.
Nugroho menambahkan, MES ini adalah forum dari berbagai stekholder yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan ekonomi syariah. (MP-8)


