120 Pemilih Tentukan Masa Depan PWI Maluku

Ambon, Malukupost.com - Dari hasil verifikasi yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, tercatat sekitar 120 orang termasuk sebagai pemilih dengan status anggota biasa, untuk nantinya menentukan masa depan PWI Maluku periode 2018-2023, melalui konferensi PWI Maluku, yang akan berlangsung di Marina Hotel, Ambon, Sabtu (24/2). Konferensi PWI Maluku ini akan dibuka secara langsung Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Thahir, mewakili Plt Gubernur Zeth Sahuburua yang sementara melakukan tugas daerah di Jakarta. “Sebenarnya yang memiliki hak pilih 122 orang, namun karena dua diantaranya telah meninggal dunia, sehingga hanya ditetapkan 120 baik itu pengurus PWI Maluku, maupun yang tersebar di 11 kabupaten/kota,”ujar ketua panitia konferensi PWI Maluku, Mochtar Towe di Ambon, Jumat (23/2).

Ambon, Malukupost.com – Dari hasil verifikasi yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, tercatat sekitar 120 orang termasuk sebagai pemilih dengan status anggota biasa, untuk nantinya menentukan masa depan PWI Maluku periode 2018-2023, melalui konferensi PWI Maluku, yang akan berlangsung di Marina Hotel, Ambon, Sabtu (24/2).

Konferensi PWI Maluku ini akan dibuka secara langsung Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Thahir, mewakili Plt Gubernur Zeth Sahuburua yang sementara melakukan tugas daerah di Jakarta.

“Sebenarnya yang memiliki hak pilih 122 orang, namun karena dua diantaranya telah meninggal dunia, sehingga hanya ditetapkan 120 baik itu pengurus PWI Maluku, maupun yang tersebar di 11 kabupaten/kota,”ujar ketua panitia konferensi PWI Maluku, Mochtar Towe di Ambon, Jumat (23/2).

Sementara itu, Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Atal S. Depari, mengharapkan konferensi PWI Maluku tahun ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar, sama halnya dengan pelaksanaan konferensi di zaman almarhum Robby Sijory.

“Yang pastinya kita tidak ada akan intervensi apapun, kami hanya akan mengoreksi jika ada yang melenceng dari persatuan dasar peraturan rumah tangga,”ucapnya.

Atal juga mengakui, dari tahun ke tahun anggota PWI Maluku terus mengalami peningkatan, namun dari 14 ribu anggota yang ada, baru 8 ribu anggota yang sudah tersertifikasi lewat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Atal juga mendorong agar PWI Maluku dapat melaksanakan pelatihan kepada wartawan baru, mengingat tidak semua media sanggup melakukan hal tersebut.

“Jangan hanya safari jurnalistik, namun juga harus dilakukan pelatihan kepada wartawan yang baru,”pintanya. (MP-7)

Pos terkait