Cuaca Ekstrem Penyebab Padamnya Listrik Secara Mendadak

Ambon, Malukupost.com - Cuaca ekstrem berupa tiupan angin kencang dan hujan beberapa hari terakhir di Pulau Ambon menyebabkan terganggunya jaringan yang berujung pada padamnya lampu listrik secara mendadak. "Jaringan listrik di Pulau Ambon beberapa kali terjadi gangguan sistem karena faktor alam," kata Kepala Humas PT (Persero) PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara, Ramly Malawat di Ambon, Kamis (15/2). Padamnya lampu listrik pada beberapa lokasi di Pulau Ambon ini juga telah dijelaskan pihak PLN dalam rapat kerja gabungan komisi A, B, dan komisi D DPRD Maluku. Akibat cuaca ekstrim, lampu listrik di kawasan Air Kuning hingga BTN Kebn Cengkeh terjadi pemadaman menjelang magrib maupun saat tengah malam.

Ambon, Malukupost.com – Cuaca ekstrem berupa tiupan angin kencang dan hujan beberapa hari terakhir di Pulau Ambon menyebabkan terganggunya jaringan yang berujung pada padamnya lampu listrik secara mendadak.

“Jaringan listrik di Pulau Ambon beberapa kali terjadi gangguan sistem karena faktor alam,” kata Kepala Humas PT (Persero) PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara, Ramly Malawat di Ambon, Kamis (15/2).

Padamnya lampu listrik pada beberapa lokasi di Pulau Ambon ini juga telah dijelaskan pihak PLN dalam rapat kerja gabungan komisi A, B, dan komisi D DPRD Maluku.

Akibat cuaca ekstrim, lampu listrik di kawasan Air Kuning hingga BTN Kebn Cengkeh terjadi pemadaman menjelang magrib maupun saat tengah malam.

Kemudian di sekitar lokasi pompa bensin dan sekitarnya terjadi pemadaman mencadak.

“Laporan yang kami terima dari petugas piket pengaturan sistem seperti itu dan kedepannya PLN akan meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik untuk percepatan waktunya diatur menggunakan sistem remot,” ujarnya.

Melalui sistem remot ini, saat terjadi pemadaman pada satu zona tertentu, petugas akan melakukan manuver perpindahan secara otomatisdari satu titik gangguan.

Untuk masalah listrik swasta yang digunakan masyarakat Pulau Rum dan Puau Hata di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah akan ditangani PLN lewat program listrik desa.

“Akan ada program listrik perdesaan dan PLN sudah menganggarkan Pulau Rum mendapatkan jatah listrik berkekuatan 2 x 250 MW, Pulau Ai 2 x 250 MW dan Pulau Hatta 2 x 100 MW sekaligus masuk dalam program peningkatan ratio elektrifikasi wilayah Maluku-Malut,” katanya. (MP-4)

Pos terkait