Kontrak Pengerjaan Pembangunan RSUP Bakal Ditandatangani

Ambon, Malukupost.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Maluku Ismail Usemahu, memastikan kalau penandatanganan kontrak pengerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Desa Rumah Tiga, bakal ditandatangani pada tanggal 28 Februari mendatang. "Kan kita tahu dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembangunan RSUP, sekarang tahap pelelangan dan akhir bulan ini kontrak sudah bisa diteken, " ungkapnya di Ambon, Rabu (7/2). Menurut Usemahu, pengerjaan pembangunan ini harus dikerjakan dalam satu tahun anggaran. Dimana dana yang disiapkan Rp240 miliar lebih. Dari yang dialokasikan kementrian kesehatan sebesar Rp540 miliar. "Syaratnya hampir semua tuntas, sehingga pembangunan RSUP terbesar di Tanah Air ini mulai dikerjakan pada awal tahun ini," ujarnya.

Ambon, Malukupost.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Maluku Ismail Usemahu, memastikan kalau penandatanganan kontrak pengerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Desa Rumah Tiga, bakal ditandatangani pada tanggal 28 Februari mendatang.

“Kan kita tahu dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembangunan RSUP, sekarang tahap pelelangan dan akhir bulan ini kontrak sudah bisa diteken, ” ungkapnya di Ambon, Rabu (7/2).

Menurut Usemahu, pengerjaan pembangunan ini harus dikerjakan dalam satu tahun anggaran. Dimana dana yang disiapkan Rp240 miliar lebih. Dari yang dialokasikan kementrian kesehatan sebesar Rp540 miliar.

“Syaratnya hampir semua tuntas, sehingga pembangunan RSUP terbesar di Tanah Air ini mulai dikerjakan pada awal tahun ini,” ujarnya.

Dijelaskan Usemahu, lahan yang disediakan Pemprov Maluku untuk pembangunan RSUP tersebut sangat memadai dan sesuai syarat yang dibutuhkan. Letaknya sangat strategis dan berhadapan dengan Teluk Ambon dan Jembatan Merah Putih (JMP).

“Kemenkes membutuhkan lahan seluas 10 hektare dan yang telah disediakan seluas 4,6 hektare untuk tahap pertama. Pembangunan RSUP di Maluku telah masuk skala prioritas untuk segera dibangun karena persiapannya jauh lebih baik,” katanya.

Usemahu menambahkan, untuk tahap pertama pembangunan RSUP di Rumah Tiga dan akan menjadi RS vertikal untuk wilayah kepulauan menggunakan anggaran sebesar Rp250 miliar.

“Keberadaan rumah sakit ini dalam pengembangannya sebagai Rumah Sakit vertikal, selaras dengan kebutuhan masyarakat yang bermukim di Maluku,” pungkasnya. (MP-7)

Pos terkait