Ambon, Malukupost.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku kembali melaksanakan ekspedisi kas keliling pulau-pulau terluar di Kepulauan Aru.
“Kami akan melakukan kegiatan ini terhitung sejak tanggal 28 April hingga 4 Mei 2018 dengan menyinggahi 10 titik atau 10 pulau yang tersebar di wilayah tersebut,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Bambang Pramasudi, di Ambon, Sabtu (28/4).
Kegiatan yang akan dilaksanakan tim ekspedisi BI, lanjutnya, meliputi penukaran uang, sosialisasi terkait ciri-ciri keaslian uang rupiah (CIKUR), pengobatan gratis, dan juga penyerahan bantuan sosial kepada dua sekolah.
Sedangkan 10 titik yang akan disinggahi tim ekspedisi, yakni Dobo, Benjina, Tabarfane, Kalarkalar, Batugoyang, Pulau Enu, Pulau Kultubai, Pulau Penambulai, Pulau Karawai, dan Pulau Arakula, setelah itu kembali ke Ambon.
Bambang menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas uang layak edar khususnya uang kertas rupiah baik uang pecahan kecil Rp20 ribu ke bawah, maupun pecahan besar Rp50 ribu ke atas, di wilayah Maluku khususnya di pulau-pulau terluar, terdepan dan tertinggal di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kantor Perwakilan BI Maluku bekerja sama dengan Basarnas Maluku akan melakukan ekspedisi kas keliling di Kepulauan Aru sekitar tujuh hari (dari tanggal 28 April hingga 4 Mei 2018).
Menurutnya, tim ekspedisi yang terdiri dari pegawai BI Maluku juga melibatkan kru Basarnas Maluku, Brimob, dokter dan perawat, serta wartawan.
Bambang menambahkan, dengan kegiatan ini uang lusuh di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru semakin berkurang karena telah ditukar dengan uang layak edar (hasil cetak sempurna), serta keberadaan BI Maluku dapat lebih memberikan makna di wilayah tersebut. (MP-2)



