Ambon, Malukupost.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku bulan Februari 2019 sebesar 100,88 atau turun 0,44 persen dibanding Januari 2019 yang tercatat sebesar 101,33.
“Hal ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani (IT) mengalami penurunan sebesar 0,17 persen sedangkan harga yang dibayar petani (IB) yang tercatat justru naik sebesar 0,28 persen,” kata BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk, di Ambon, Jumat (1/3).
Dumangar mengatakan, tiga sub sektor mengalami penurunan NTP yakni hortikultura 1,70 persen, perikanan 1,35 persen, dan tanaman perkebunan rakyat 0,72 persen.
“Komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga di tingkat petani dan merupakan penyumbangan terbesar penurunan IT: tanaman pangan, padi, ubi jalar,kacang tanah, kacang hijau. Tanaman hortikultura yakni lengkuas jahe, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, tomat, ketimun, kol, terung panjang, sukun, mangga, pisang, jeruk besar, duku/lansat sirsak dan jambu biji, sedangkan tanaman perkebunan rakyat yakni cengkih, kakau, kopi, untuk peternakan yakni babi, kambung, dan domba, perikanan yakni ikan kembung, ikan tongkol, udang, ikan cakalang ikan tenggiri, kepiting laut, ikan gulamah, ikan kakap, ikan japuh dan ikan kerang.
Menurut Dumangar, Provinsi Maluku mengalami inflasi perdesaan pada Februari 2019 sebesar 0,30 persen, rangking kedua dari 33 provinsi Seluruh Indonesia, dengan andil terbesar dari kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau sebesar 0,67 persen, inflasi tertinggi pada kelompok perumahan sebesar 0,41 persen.
Sebanyak 10 komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi perdesaan Maluku adalah kangkung, ikan baronang, ikan tembang, kacang panjang, ikan kakap merah, beras, ikan tongkol, kayu balok (12x12x400) cm, ikan katamba, dan kopi bubuk.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Maluku Februari 2019 sebesar 124,03, turun 0,20 persen, NTUP sub sektor tanaman pangan masih pada posisi tertinggi dengan capaian 139,29.
Dumangar menambahkan, indeks nilai tukar petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani (dalam presentase), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. (MP-2)


