Distan Maluku Imbau Masyarakat Agar Hewan Peliharaannya Divaksin

Ambon, Malukupost.com - Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku mengimbau masyarakat membawa hewan peliharaan untuk divaksin melalui program "Pet Care Day" yang akan digelar 11 Mei 2019. "Pet Care Day" merupakan program bersama Distan Maluku dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ambon yang akan dilaksanakan Sabtu (11/5) di Tribun Lapangan Merdeka Ambon mulai pukul 10.00 -12.00 WIT.

Ambon, Malukupost.com – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku mengimbau masyarakat membawa hewan peliharaan untuk divaksin melalui program “Pet Care Day” yang akan digelar 11 Mei 2019.

Pet Care Day” merupakan program bersama Distan Maluku dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ambon yang akan dilaksanakan Sabtu (11/5) di Tribun Lapangan Merdeka Ambon mulai pukul 10.00 -12.00 WIT.

“Kegiatan ini bertujuan agar kota Ambon provinsi Maluku bebas dari rabies, kita berharap masyarakat dapat membawa hewan peliharaan untuk divaksin secara gratis,” kata Kepala Seksi Kesmavet pengolahan dan pemasaran hasil peternakan, dinas pertanian provinsi Maluku, Faradilla Attamimi, Jumat (10/5).

Ia mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan konsultasi gratis kesehatan dengan dokter hewan, sekaligus pemberian vaksin gratis.

“Pemilik hewan kesayangan seperti anjing maupun kucing dapat membawa hewan peliharaan untuk mendapat vaksin rabies secara gratis, sekaligus layanan konsultasi kesehatan hewan,” katanya.

Kepala Bidang Peternakan DPKP Ambon Ana Maitimu menjelaskan, kota Ambon belum bebas dari penyakit rabies karena itu program Pet Care Day dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemilik hewan.

“Cara memelihara hewan peliharaan dengan baik bukan hanya memberikan makanan tetapi memberikan vaksin bagi hewan, sehingga kota Ambon bebas dari rabies,” ujarnya.

Data DPKP Ambon sebanyak 1.070 hewan belum divaksin di tahun 2019 dari total populasi hewan sebanyak 12.070 ekor.

Jumlah tersebut yang sudah tervaksin 1.070 dan yang sudah tervaksin 11.000 yang menyebar di lima kecamatan di kota Ambon.

Dikatakannya, data populasi hewan lengkap sesuai alamat rumah, umur hewan, nama keluarga pemilik hewan, jenis kelamin dan data pelengkap lainnya.

“Semua data lengkap sehingga saat terjadi kasus gigitan hewan kita bisa mengetahui apakah hewan tersebut sudah divaksin atau belum. Kita juga melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan agar ketika ada kasus juga terdata dengan baik, ” katanya. (MP-6)

Pos terkait