Dalam Gemuruh Ucapan Mgr Aerts, PMKRI Cabang Langgur Disahkan

  • Whatsapp
Sekretaris Jenderal DPCC PMKRI Cabang Langgur Marius Rahanau memaparkan kesiapan PMKRI Calon Cabang Langgur menjadi cabang penuh. (foto ist)

Ambon, Malukupost.com – “Untuk Kristus Raja Kita!” Teriak Marius Rahanau di atas podium. Seluruh peserta Kongres dan Sidang MPA  menjawab, “Jadilah!

Ucapan Mgr Yohanes Aerts sebelum ditembak mati Tentara Jepang di Langgur tahun 1942 tersebut, menggema kembali di tengah arena sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXX PMKRI Sanctus Thomas Aquinas di Wisma Samadi Gonsalo Veloso, Sabtu (8/2) malam ini.

Sekretaris Jenderal DPCC PMKRI Calon Cabang Langgur Marius Rahanau memang mengajak peserta meneriakkan ucapan tersebut, sebanyak tiga kali,  mengawali pemaparanya di atas podium MPA.

“Mgr Yohanes Aerts adalah martir kami,” kata Rahanau setelah tiga kali bersama peserta sidang meneriakkan ucapan terkenal itu secara lantang.

Rahanau kemudian memaparkan kesiapan PMKRI Calon Cabang Langgur menjadi sebuah cabang definitif. Ia menyebutkan jumlah anggota yang diterima dalam empat kali Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (Mabim) sebanyak 112 orang, dari lima perguruan tinggi di Langgur, Maluku Tenggara. Dia juga menunjuk dan membacakan surat rekomendasi dari DPC PMKRI Cabang Tual sebagai cabang pendamping, serta rekomendasi dukungan dari Wakil Uskup Kei Kecil Eko Reyaan Pr.

Setelah mendengar penjelasan Rahanau tentang struktur, program, dan dukungan berbagai pihak, Pimpinan Sidang MPA Benediktus Papa didampingi Anselmus Asang, dan Haturmo Hutapea meminta persetujuan forum. Usulan Langgur menjadi cabang penuh akhirnya diterima secara bulat, tepat pukul 19.00 WIT malam ini.

Dalam suasana emosional, Ketua Presidium PMKRI Cabang Tual Damianus Gerenz Ohoiwutun menyatakan sangat berbahagia sebab melalui perjuangan panjang dan melelahkan, dirinya bersama rekan-rekan pengurus cabang bisa mendampingi Dobo dan Langgur, menjadi Calon Cabang Dobo dan Cabang Langgur.

“Sangat bahagia,” ujar Ohoiwutun. (Maluku Post)

Pos terkait