Ambon, Malukupost.com – Warga sekitar pelabuhan Rakyat Endrico, Jalan Pantai Losari Kecamatan Sirimau, kelurahan uritetu, kota Ambon digemparkan dengan adanya penemuan mayat laki-laki yang mengapung di belakang kapal motor KLM Supriyani Jaya, Sabtu (1/2/2020).
Mayat laki-laki yang diketahui Yohannis Fentje Batoek 68 , alamat Jl. Mutiara kelurahan rijali Kec. Sirimau kota Ambon ditemukan terapung di belakang kapal Motor KLM. SUPIYANI JAYA oleh sejumlah buruh pelabuhan yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat.
“Ada sekitar 18 orang yang melihat mayat itu, dan mereka memanggil Personil Polsek KPYS yang sedang melaksanakan tugas pada Pos Polisi Pelabuhan Rakyat. Saya dan beberapa teman disuruh Bripka Hasan Watiheluw untuk melompat ke laut mengambil sosok mayat laki-laki yang terapung itu,” ujar Fahmi Mahu, salah satu saksi.
Sementara istri korban, Abigael Sanggele (65) mengatakan tadi malam korban bersama dirinya serta anaknya tidur bersama-sama, namun sekitar pukul 05.00 wit, dirinya bangun untuk memasak makanan warung dan melihat suaminya sudah tidak ada di rumah, dirinya beranggapan suaminya sedang jalan pagi (olah raga).
“Setelah jam 09.00 pagi setelah kegiatan masak pagi, saya langsung mencari suaminamun tidak ditemukan, sehingga beranggapan suaminya sedang ke Passo di rumah anak pertamanya,” ungkaonya.
Abigael menambahkan suaminya sering mengeluhkan sakit kaki, dan sempat dirinya menyarankan kepada suaminya untuk setiap harinya jalan pagi.
Selama Proses Evakuasi Jenazah Tersebut mendapatkan Pengamanan dari Personil Polsek KPYS Ambon beserta Kanit I SPKT Polresta P. Ambon Ipda Herman Masudi, PRC Polresta P. Ambon, Tim Identivikasi Polresta P. Ambon.
Jenazah tersebut dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku dengan menggunakan Mobil SPKT Polresta Ambon untuk pemerikasaan lebih penyebab kematian korban.


