Pasien Covid-19 Asal Bekasi Terus Membaik, 31 Spesimen Tim Medis Negatif

Gubernur Maluku, Murad Ismail bersama Sekda Maluku Kasrul Selang
Gubernur Maluku, Murad Ismail bersama Sekda Maluku Kasrul Selang di depan kantor Gubernur Maluku, Selasa (24/3)

Ambon, Malukupost.com – Gubernur Maluku, Murad Ismail menyatakan sampai saat ini kondisi pasien 01 yang merupakan warga bekasi dan terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) terus membaik.

“Alhamdulilah sampai hari ini kesehatannya membaik,”ujarnya saat memberikan sambutan sebelum melepas petugas penyemprotan disinfektan di Kota Ambon oleh pemda Maluku, TNI dan Polri di kota Ambon, yang berlangsung di tribun lapangan merdeka, selasa (31/03).

Diakui Murad, uji spesimen 31 tim medis yang menangani pasien asal bekasi tersebut dari Badan penelitian & pengembangan kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di jakarta semua negatif.

“31 fokter yang menagani langsung dia dari hari pertama hasilnya negatif, ini yang perlu kita bersyukur,”ungkapnya.

Ia berharap kepada masyarakat Maluku ubtuk mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Saya minta masyarakat juga harus patuhi. Ini cuma kita sabar, kita patuhi aja aturan, kita isolasi diri di rumah saja itu sudah sangat membantu kita punya keluarga. Dan ingat, ketika kalian dikatakan positif corona, hari itu juga kalian berpisah dengan keluarga kalian, berpisah untuk selama-lamanya. Begitu kalian dinyatakan dead (mati), dibungkus plastik langsung ditanam (kubur). Itu tidak ada urusan dengan keluarga,”bebernya

Murad menambahkan, kalau sayang sama daerah ini, apa yang selama ini dihimbau dituruti, karena semua ini untuk kebaikan kita semua.

“Apa yang dibicara Kapolda, Pangdam kepada saya, semua forkopimda kepada saya, apa saja saya dukung 1000 persen saya dukung penuh kalau itu menyangkut dengan masalah dana anggaran saya bantu,” katanya.

“Saya selama ini juga dengan Pak Wali kota karena Ambon ini ibukota, saya sama Wali kota kalau ada apa-apa kita sharing (bahas bersama), saya tidak mau Ambon ini jelek. Saya juga banyak tanam pohon disini, saya beli dari Surabaya membantu Ambon juga. Saya membantu Wali kota Ambon, saya tidak mau Walikota Ambon berjalan sendiri, padahal kita ada berkedudukannya di Ambon,” katanya lagi.

Murad menambahkan, semua kebakaran atau apa segala macam dirinya menghimbau Wali kota untuk mengatur dengan baik serta terus melakukan koordinasi dengan kita (Provinsi) untuk penyelesaiannya.

“Penyeprotan ini kita instruksi, terutama polri. Kita harus bangga bahwa penyiraman ini mulai dari Maluku, sekarang di seluruh Indonesia perintah Dankor Brimob, dan kita kirim melakukan penyiraman ini udah sejak beberapa minggu lalu dan ini ditiru oleh seluruh Indonesia dan Brimob terutama Polri. Kita punya KBRN, pakaian KBRN yang polisi pakai itu semua masker apa segala macam, punya penjinak zat kimia dan radio aktif kita gunakan itu,” pungkasnya.

Pos terkait