Saumlaki, Malukupost.com – Pemuda Katolik Komisariat cabang (PK Komcab) Kepulauan Tanimbar menunjukan kepeduliannya terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan Virus Corona di kota Saumlaki.
Aksi peduli ini dilakukan dengan cara membagikan masker dan vitamin C bagi masyarakat kota Saumlaki, kecamatan Tanimbar Selatan, kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (4/4/2020).

“Ini adalah gerakan Pemuda Katolik secara Nasional dan kami Pemuda Katolik Komcab Kepulauan Tanimbar juga mengikuti instruksi pengurus pusat,” ujar Korneles Waturu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kepulauan Tanimbar.
Menurut Waturu, meski ini adalah gerakan nasional, namun rencana murni lahir dari anggota Komcab Kepulauan Tanimbar dengan memberikan sumbangan sukarela termasuk sumbangan sukarela dari dua orang pembina yakni dokter Yuliana Ratuanak dan Andreas Werembinan Taborat.
“Dari dana yang terkumpul, kemudian kita membeli masker, vitamin dan brosur dari Ikatan Dokter Indonesia Tanimbar untuk dibagikan secara gratis kepada ratusan warga,” katanya.
Dijelaskan Waturu, kegiatan ini berbeda dari biasanya, dan lebih menyasar pada ibu-ibu yang berjualan di pasar, sebelumnya dilakukan bagi pengendara di jalan raya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Kepemudaan Hilarius Rangkore yang bertidak sebagai koordinator lapangan mengaku sempat kewalahan saat membagikan masker dan vitamin C, karena begitu banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Ada 400 pcs masker untuk orang dewasa dan 150 pcs lagi untuk anak-anak serta 50 dos (400) butir vitamun C, namun tetap banyak yang datang sehingga tak cukup,”bebernya.
Menurutnya, pemberian masker bagi anak-anak adalah hal yang perlu menjadi perhatian serius, karena usia anak-anak adalah kelompok yang cukup rentan tertular Covid-19.
“Kami berencana akan melakukan kegiatan ini lagi di Kecamatan Tanimbar Utara dan akan memperbanyak masker untuk anak-anak,”tandasnya.
Berdasarkan pantauan, PK Komcab Kepulauan Tanimbar dalam sosialisasinya melalui pembagian brosur itu berisi imbauan seperti mengajak masyarakat untuk menjaga jarak sosial atau sosial distancing, masyarakat hendaknya menaati semua anjuran pemerintah, dan merek juga mengimbau kepada pemerintah untuk memperketat pengawasan pintu masuk bandar udara dan pelabuhan laut.


