Saumlaki, Malukupost.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar melepaskan 52 warga di karantina terpusat yang telah melewati 14 hari kurungan yakni semenjak 10 Mei 2020 lalu.
Berdasarkan pantauan, sebagai simbol pelepasan, Penjabat Sekda Ruben Benharvioto Moriolkosu menyerahkan surat keterangan selesai masa karantina kepada peserta yang diwakili Oce Ratuanik dihadapan undangan dan para relawan kesehatan maupun relawan sosial dalam acara pelepasan di halaman karantina terpusat yang berlokasi di SMA Negeri 4 Lorulun, kecamatan Wertamrian, Sabtu (23/5/2020) sore.

Mewakili peserta karantina, Oce Ratuanik menyampaikan terima kasih kepada Gustu Covid-19 dan pemerintah kabupaten Kepulauan Tanimbar yang telah melayani mereka selama keberangkatan dari pelabuhan Ambon, penjemputan hingga proses selama masa karantina.
“Meskipun sebagian peserta karantina sudah memiliki surat keterangan sehat dari Gustu Covid-19 Provinsi Maluku namun surat keterangan sehat dari Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan sangat berguna bagi mereka saat kembali bertemu dengan keluarga dan masyarakat di desa masing-masing,” katanya.
“Kami ini pelaku perjalanan bukan orang sakit jadi jangan ditakuti. Kami mohon ada fasilitas untuk pulang karena kami khawatir ada masyarakat yang tidak terima,” katanya lagi.
Sementara itu, Penjabat Sekda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ruben Benharvioto Moriolkosu menyatakan 52 orang peserta karantina terpusat ini telah dinyatakan sehat sesuai dengan hasil tes selama 14 hari. Terkait proses pemulangan mereka akan menjadi tanggung jawab tim Gustu Covid-19, dengan memfasilitasi proses pemulangan peserta karantina hingga ke desa masing-masing pada hari minggu Siang (24/5/2020).
“Kami sudah berkoordinasi dengan bidang mitigasi untuk menyiapkan transportasi memulangkan mereka. Tim Gustu kabupaten akan berkoordinasi dengan tim Gustu kecamatan dan desa untuk mengawal pemulangan mereka,” ungkapnya.
Ruben menandaskan, 12 orang peserta karantina yang adalah pekerja instalasi listrik di kecamatan Molu Maru akan diberangkatkan setelah ada koordinasi dengan pimpinan PLN UP3 Saumlaki. dan sepanjang wabah Corona masih ada, maka tim Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap akan memberlakukan karantina terpusat bagi para pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah itu.
“Karantina terpusat itu akan kembali menampung para pelaku perjalanan yang datang dari Ambon dengan penerbangan hari Selasa (26/5/2020),” pungkasnya.


