PT. Astra International Tbk, Bantu Sembako Bagi Warga Ohoi Sathean

  • Whatsapp
Koordinator Provinsi Maluku di PT. Astra International Tbk, sekaligus Ketua Kampung Berseri Astra (KBA), Jalil Yamlean (paling tengah), bersama keluarga penerima bantuan Sembako dari PT. Astra International di ohoi Sathean, pada hari Sabtu (16/5/2020).

Langgur, Malukupost.com – Koordinator Provinsi Maluku di PT. Astra International Tbk sekaligus Ketua Kampung Berseri Astra (KBA), Jalil Yamlean mengatakan, kegiatan pembagian Sembako ini merupakan agenda nasional PT. Astra International Tbk di seluruh Indonesia.

“Secara nasional, PT. Astra Internasional melakukan aksi ini sebagi bentuk peduli kasih dari kami terhadap warga yang benar-benar terkena dampak pandemi Covid-19,” ujarnya di Langgur, Rabu (20/5/2020).

Jamlean mengungkapkan, dipilihnya ohoi (desa) Sathean karena merupakan satu-satunya desa binaan PT. Astra di wilayah provinsi Maluku.

“Ohoi Sathean ini dipilih oleh PT. Asta International sebagai satu-satunya desa binaannya di wilayah Maluku, dan lebih fokus pada kegiatan sosial,” tuturnya.

Yamlean menjelaskan, pembagian Sembako diperuntukan bagi warga yang memilih tinggal di kebun untuk bercocok-tanam sebagai bagian dari dampak pandemi Covid-19. Tanaman yang mereka tanam untuk menghidupi keluarga yakni sayuran dan ubi-ubian diantaranya terung, kadang panjang, terung, cili serta ubi jalar.

“Tidak semua warga di ohoi Sathean yang menerima bantuan Sembako ini. Mereka yang karena rasa takut akan kondisi Covid-19 dan lebih memilih berdiam diri di kebun untuk menanam yang menerima bantuan sembako ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, pada awalnya kurang lebih 20-30 kepala keluarga (KK) dalam wilayah ohoi Sathean (kampung Katolik maupun Islam) yang berhasil didata untuk diberikan bantuan sembako.

“Akibat dari tragedi pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di ohoi Faan (tepatnya di lokasi jalan tol arah ke bandara), sehingga selaku koordinator saya memilih hati-hati dalam memasuki areal jalan tol,” ungkapnya.

Yamlean menegaskan, kedepan nanti pihaknya akan turun kembali di lapangan untuk mendata ulang para warga yang akan diberikan bantuan termasuk warga yang tinggal di lokasi sepanjang jalan tol yang memilih berdiam di kebun untuk bertanam.

“Akibat dari kondisi itu maka kemarin itu hanya ada 4 KK yang memilih untuk berdiam diri di kebun sebagai penerima bantuan Sembako,” imbuhnya.

Bantuan sembako yang diberikan kepada masing-msing KK tersebut terdiri dari beras (5 kg), gula pasir, daun teh, minyak goreng dan air mineral.

Pos terkait