Melaut Ditengah Cuaca Buruk, Tiga Warga Di Kota Tual Tenggelam

  • Whatsapp
Proses evakuasi korban yang meninggal menuju RSUD Maren Kota Tual, oleh Tim Sar Gabungan, Selasa (16/6/2020).

Langgur, Malukupost.com – Cuaca ekstrim yang melanda wilayah perairan kepulauan Kei dalam sepekan terakhir ini, menjadi peringatan bagi warga secara keseluruhan di wilayah tersebut untuk tidak melakukan aktifitas melaut (memancing).

Bahkan pihak BMG setempat juga telah mengeluarkan larangan melaut terkait dengan kondisi ekstrim tersebut.

Sayangnya, dengan kondisi cuaca tersebut seolah tidak dihiraukan oleh tiga warga Kota Tual yang tetap memaksakan diri untuk melaut (pancing) hingga berujung speedboat yang ditumpangi tenggelam akibat dihempas gelombang.

Siaran pers Humas Polres Malra yang diterima Malukupost.com, Selasa (16/6/2020) menyebutkan, ketiga warga yang menjadi korban tersebut yakni Mizar Sulehu (27), Suhardi Rabrusun (16) dan Kaslan Kabalmai (17). Ketiganya beralamat di Kompleks Pertamina Puncak, Kota Tual.

Korban atas nama Mizar Sulehu dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya yakni Suhardi Rabrusun dan Kaslan Kabalmay, selamat dari musibah tersebut.

Berdadasarkan kronologisnya diketahui, ketika speedboat mereka tenggelam, pada pukul 13.00 Wit, korban Suardi Rabrusun dengan cara berenang menuju ke arah lokasi PT. Dafin Mutiara Nam/Perusahan Mutiara, untuk melaporkan (menyampaikan) kejadian yang menimpa mereka.

Usai menerima informasi tersebut, sekitar pukul 13.15 Wit, karyawan PT. Dafin Mutiara dengan mengunakan speedboad perusahaan langsung menuju TKP untuk melakukan pencarian terhadap speedboat yang tenggelam.

Dalam upaya pencarian tersebut, korban pertama yang ditemukan selamat yakni saudara Kasnan Kabalmay.

Pada pukul 14.00 Wit, Tim Sar gabungan yang terdiri dari Basarnas Kota Tual, TNI-Polri, Bakamla Tual, warga setempat, dan pihak PT. Dafin Mutiara menuju Ke TKP untuk melaksanakan pencarian terhadap speedboat yang tenggelam tersebut dan satu orang korban yang masih hilang (belum ditemukan).

Akhirnya, setelah melakukan pencarian selama lebih dari satu jam, pada pukul 15.15 Wit, Tim Sar berhasil menemukan korban atas nama Mizar Tulehu dalam keadaan telah meninggal.

Selanjutnya, Tim Sar mengevakuasi korban yang meninggal tersebut ke RSUD Maren Kota Tual.

Pos terkait