Lantik Camat Kei Besar Utara Barat, Ini Pesan Bupati Malra

  • Whatsapp
Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun, melantik dan mengambil sumpah Hasyim Rengil, SSTP.M.Si sebagai Camat Kei Besar Utara Barat, di aula kantor Bupati setempat, Langgur, Rabu (23/9/2020).

Langgur, MalukuPost.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun mengatakan, dalam susunan tata pemerintahan daerah, Camat memiliki peran yang penting dan strategis.

Hal tersebut disampaikan Bupati Hanubun saat melantik dan mengambil sumpah Hasyim Rengil, SSTP. M.Si sebagai Camat Kecamatan Kei Besar Utara Barat di Langgur, Rabu (23/9/2020).

Pentingnya peran Camat dapat dilihat dari kedudukannya sebagai pemimpin dari sebagian cakupan wilayah kabupaten, dan dalam pelaksanaan tugasnya, Camat bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda).

Strategis lainnya dari tugas Camat yakni dapat melaksanakan sebagian pelimpahan kewenangan untuk melaksanakan tugas bupati dalam hal penyelenggaraan pemerintahan umum.

Bupati Hanubun mengungkapkan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, secara eksplisit telah dipaparkan tentang cakupan urusan pemerintahan umum.

“Substansi tentang cakupan urusan pemerintahan dalam UU tersebut menunjukan bahwa Camat adalah perpanjangan tangan saya. Tentunya hal ini menjadi catatan penting bagi saya dan Tim Penilai Kerja yang diketuai oleh Sekda, agar kedepannya nanti penunjukkan seorang Camat harus dilakukan secara selektif dan tepat, serta dinilai akan mampu melaksanakan tugas-tugas dengan baik,” tandasnya.

Selain itu, berdasarkan ketentuan Pasal 224 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2014 menyebutkan bahwa Bupati mengangkat Camat dari PNS yang menguasai pengetahuan teknis pemrintahan dan memenuhi persyaratan kepegawaian sesuai keentuan perundang-undangan.

“Atas dasar itulah, hari ini saya melantik Camat Kei Besar Utara Barat, yang kami nilai sudah memenuhi syarat kepegawaian dan memiliki pengetahuan teknis pemerintahan,” ujarnya.

Dijelaskan Bupati Hanubun, kebijakan kepegawaian berupa rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam manajemen ASN. Pemda Malra menginginkan kapasitas ASN terutama yang dipercayai menduduki jabatan Camat, agar menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat serta menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi.

“Kinerja seluruh Camat akan saya evaluasi secara terus-menerus, dan pergantian Camat di hari ini adalah bagian dari komitmen saya untuk menggantikan Camat yang tidak berkinerja baik,” tegasnya.

Sebagai kepala daerah, Bupati Hanubun juga mengingatkan Camat yang baru dilantik untuk bekerja lebih keras dan inovatif untuk mewujdkan target-target pembangunan.

“Tantangan kita saat ini adalah mengurangi angka kemiskinan yang dinilai cukup tinggi. Saya mengharapkan peran aktif Camat untuk terus mensinergikan kebijakan dan program pembangunan yang masuk ke wilayah masing-masing,” tukasnya.

Masalah stunting yang cukup tinggi di Malra juga membutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik antara berbagai stakeholder.

Oleh karena itu, para Camat diharapkan tetap menempatkan penanganan stunting sebagai prioritas pembangunan desa/ohoi lebih tepat sasaran dan berdampak pada pemberdayaan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait pengangkatan kepala ohoi, Bupati Hanubun meminta Camat yang baru dilantik agar mempercepat proses pengangkatan kepala ohoi definitif, tentunya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta tatanan hukum adat yang berlaku.

“Ciptakan suasana yang kondusif di wilayah saudara, dan jangan menjadi bagian dari permasalahan dan konflik di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait