Ohoi Isso Ditetapkan Sebagai Desa Radio Pertama Di Malra

  • Whatsapp
Pejabat Kepala Ohoi Isso, Irenius Tharob (kanan) bersama Sekretaris Ohoi, Efrem Tharob (kiri).

Langgur, MalukuPost.com – Pejabat Kepala Ohoi (desa) Iso, Kecamatan Kei Kecil Timur, Irenius Tharob mengatakan, sejak awal pihaknya tidak pernah membayangkan akan ditetapkan lokasi pencanangan Desa Radio pertama kalinya di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Tual (LPP RRI Tual).

“Kami setelah diinformasikan dari pihak LPP RRI Tual bahwa ohoi Isso ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan HUT RRI ke-75 (11 September 2020), kami merasa bangga karena mendapat kepercayaan dan kehormatan yang luar biasa ditunjuk sebagai tuan rumah,” ujarnya di Isso, Sabtu (12/9/2020).

Menurutnya, warga masyarakat ohoi Isso sangat antusias dengan kegiatan ini, dan berharap hal tersebut dapat berkelanjutan.

“Setelah kami berdiskusi dengan Kepala LPP RRI Tual, memang ada beberapa ohoi yang sudah menginginkan agar kegiatan yang sama juga dilaksanakan di ohoi-ohoi mereka. Namun kami ohoi Isso akan selalu dan tetap memberikan dukungan kepada LPP RRI Tual agar dapat melakukan kegiatan-kegiatan mereka di ohoi kami,” tandasnya.

Tharob mengakui, kegiatan tersebut telah menjadi sebuah motivasi bagi pemerintah dan warga masyarakat Isso, dimana wajah ohoi kini mulai berubah dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya

“Sebagai bagian dari rakyat Malra dan juga merupakan pendengar setia siaran RRI  patutlah kita menyampaikan terima kasih kepada RRI Tual sebagai pembawa dan pemberi informasi kepada rakyat, sehingga rakyat dapat mengikuti perkembangan perjalanan bangsa dan negara, teristimewa kabupaten Malra,” tuturnya.

Untuk diketahui, sejak awal sebelum ditetapkan sebagai Desa Radio, pemerintah ohoi Isso telah menindaklanjuti himbauan Bupati Malra agar masyarakat wajib memiliki radio.

Himbauan tersebut terkait dengan upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, agar warga masyarakat di wilayah ohoi dapat memperoleh informasi selama masa pandemi Covid-19 maupun informasi tentang pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya ingin menegaskan bahwa kami ohoi Isso ditetapkan sebagai Desa Radio karena memang kami pemerintah ohoi Isso sudah menyikapi ini dari awal. Setelah pak bupati memberikan himbauan terkait Covid-19 maka masyarakat wajib memiliki radio untuk kebutuhan informasi dan berita tentang kondisi Pandemi Covid-19 di Malra,” katanya.

Kepala LPP RRI Tual, Paulus Laiyan, S.PT (kanan) saat memberikan cendera mata kepada Pejabat Kepala Ohoi Isso, Irenius Tharob (kiri), usai ditetapkannya ohoi tersebut sebagai Desa Radio yang pertama di Kabupaten Malra. (Jumat, 11/9/2020).

Tharob mengungkapkan, lewat pemerintah ohoi Isso, pihaknya sudah menyiapkan radio kepada setiap warga masyarakat untuk mendengarkan informasi dan pemberitaan.

“Sejak himbauan bupati tersebut, pada beberapa bulan lalu itu awalnya kami menyediakan radio milik pemerintah ohoi yang didengarkan langsung oleh warga melalui pengeras suara (toa) yang ada di ohoi, juga diberikan bagi beberapa keluarga, mengingat pos anggarannya terbatas sehingga tidak bisa dibagikan ke seluruh warga masyarakat,” tukasnya.

Oleh karena itu, sesuai dengan pernyataan Bupati Malra bahwa akan mengeluarkan Peraturan Bupati agar pemerintah ohoi wajib memberikan dan/atau menyediakan radio kepada setiap warga masyarakat di setiap rumah, pemerintah ohoi Isso akan menyikapinya.

Terkait dengan status sebagai Desa Radio, Tharob telah mengusulkan kepada LPP RRI Tual agar dalam program-program siarannya dapat dilakukan langsung (on the spot) dengan cara mengelilingi tiap kecamatan maupun ohoi.

Hal tersebut dimaksudkan agar pelestarian budaya (kearifan) lokal dapat dipelajari oleh generasi sekarang, dan dipulikasikan budaya lokal ke luar daerah.

“Menurut kami, hal tersebut perlu untuk dilakukan karena saat ini di Malra telah terjadi pergeseran nilai-nilai budaya. Siapa tahu nantinya RRI Tual menjadi pelopor pelestarian budaya lokal,” pungkasnya.

Atas nama pemerintah dan masyarakat ohoi Isso, Tharob menyampaikan limpah terima kasih kepada LPP RRI Tual yang telah memberikan kepercayaan kepada ohoi kami sebagai lokasi pelaksanaan Hari Bhakti RRI ke-75 Tahun 2020, sekaligus usia ke-25 tahun penyiaran RRI Tual di Kepulauan Kei.

Pos terkait