Pasangan KALWEDO Gelar Kampanye Di Desa Nuwewang

  • Whatsapp
Pasangan Kalwedo

Tiakur, MalukuPost.com – Pasangan Niko-Odie dangan jargon KALWEDO bernomor urut 1 melakukan kampanye perdana di kecamatan pulau Leti, Desa Nuwewang, Kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa (13/10), dengan disambut dengan tarian adat cakalele.

pasangan KalwedoCalon Bupati Kabupaten MBD, Nikolas Kilikily dalam orasi politiknya mengatakan dirinya bersama Desianus Orno yang merupakan calon Wakil Bupati datang ke Nuwewang untuk menyampaikan visi dan misi pembangunan MBD lima tahun tahun mendatang.

“Kami ingin menjadikan MBD yang religius, berbudaya, maju dalam bidang ekonomi dan meningkatkan sektor pariwisata,” tegasnya.

Dijelaskan Kilikily, kabupaten Maluku Barat Daya memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan sumber pengembangan wilayah. Terkhususnya pada sektor ekonomi, dimana MBD miliki banyak komoditi penghasil seperti sopi dan rumput laut, bawang, kambing , jeruk, kerbau yang bisa meniadakan kemiskinan.

“Akan tetapi hingga saat ini, seluruh komoditi tersebut masih dikelola secara tradisional. Sehingga nilai jualnya masih rendah. Karena itu kedepan jika kami terpilih maka kami akan membentuk BUMD untuk mengembangkan potensi-potensi tersebut,” pungkasnya.

pasangan kalwedoSementara itu, calon wakil bupati MBD Desianus Orno mengatakan pasangan KALWEDO harus jadi pelayan bagi masyarakat MBD, sehingga apapun yang masyarakat butuhkan penting untuk disediakan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Suatu daerah yang berkembang dikarenakan terdapat masyarakat yang mandiri. Dan tugas pemerintah adalah untuk membangun kemandirian tersebut menjadi sumber pendapatan tetap dan berkualitas,” tandasnya.

Sejumlah masyarakat yang menghadiri kampanye tersehut mengatakan untuk mewujudkan berbagai visi mis tersebut, maka harus ada pergantian pemimpin.

Dan sangat diharapkan, jika pasangan Nikolas Kilikily – Desianus Orno dipercayakan rakyat untuk memimpin kabupaten MBD lima tahun mendatang, maka seluruh aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan pada setiap program-program pengembangan daerah.

Pos terkait