Prosesi Pengukuhan Adat Kepala Ohoi AD Berlangsung Aman Dan Lancar

  • Whatsapp
Raja Raschap Maur, Leopold Rahail
Raja Raschap Maur, Leopold Rahail melakukan prosesi pengukuhan adat Kepala Ohoi (Kepo) AD Weraur dan AD Ngurwul

Rahail Akui Ada Bentrok Sebelum Prosesi Pengukuhan Adat Namun Telah Diselesaikan

Langgur, Malukupost.com – Raja Raschap Maur, Leopold Rahail mengatakan prosesi pengukuhan Adat Kepala Ohoi (Kepo) AD Weraur dan AD Ngurwul pada Sabtu (14/11/2020) lalu berlangsung aman dan lancar.

Rahail katakan, sebelum berlangsung acara prosesi pengukuhan Kepala Ohoi setempat, dirinya mengakui telah terjadi konflik antar warga pada Ohoi tersebut, bahkan telah dilakukan pemasangan sasi (Hawear) pada beberapa tempat.

“Sebagai Raja Raschap Maur, harus dapat memediasi semua pihak terkait, untuk mencari solusi dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya di Langgur, Senin (16/11/2020)

Diungkapkan Rahail, dirinya bersama pihak Kepolisian setempat telah memediasi semua pihak dalam konflik internal tersebut, dengan memberikan ruang dan waktu untuk dilakukan musyawarah bersama.

“Puji Tuhan, upaya mediasi tersebut berjalan dengan baik walaupun sempat terjadi penguluran waktu, akan tetapi segala permasalahan dapat terselesaikan dengan baik,” ungkapnya

Pengukuhan Adat Kepala Ohoi AD
Sebelum acara prosesi pengukuhan Adat, telah dilakukan pencabutan Hawear

Rahail menegaskan, sebelum acara prosesi pengukuhan Adat, juga telah dilakukan pencabutan Hawear, sehingga semua permasalahan pada Ohoi setempat dinyatakan sudah selesai.

“Hawear yang dipasang pada tempat pelayanan publik semuanya telah terselesaikan, sehingga prosesi pengukuhan adat dapat berjalan secara baik dengan aman, yang juga dihadiri oleh semua pihak pada Ohoi setempat,” bebernya

Rahail menghimbau, semua calon kepala Ohoi pada wilayah Raschap Maur, agar dapat menyiapkan dan melengkapi segala admistrasi persyaratan, sesuai dengan kriteria dan segala persiapan lainnya, serta dapat melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk selanjutnya dilakukan prosesi pengukuhan.

“Kepada calon kepala Ohoi, yang akan dilakukan pengukuhan adat, harus dapat melengkapi persyaratan dalam proses tersebut, baik dari susunan silsilah keturunan, maupun diharapkan dapat membangun koordinasi baik, dengan BSO dan semua pihak terkait. sehingga pada prosesi pengukuhan dapat berjalan secara baik,“ pungkasnya.

Pos terkait