Tual, Malukupost.com – Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengatakan, melalui bantuan perikanan dari dinas terkait, nelayan pada wilayahnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatannya.
Dikatakan, Dinas Perikan Kota Tual, melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020, akan memberikan bantuan perikanan kepada Kelompok nelayan setempat.
“Untuk DAK ada 19 bantuan antara lain, sarana penangkapan ikan 1,5 GT sebanyak 10 Paket, juga sarana penangkapan ikan 3 GT berjumlah 9 buah, dan dari DAU, ada 46 paket yaitu, mini purseine 2 unit, mesin ketinting 5,5 PK 24 unit, kasko fiberglas 1 GT 8 unit, mesin tempel 40 PK 6 unit, kasko fiberglas 3 GT 2 unit, mesin ketinting 15 PK 10 unit, kasko fiberglas 1,5 GT 10 unit, frezer sebanyak 1 unit,” ujarnya di Tual Sabtu (12/12/2020).
Rahayaan ungkapkan, nelayan pada daerahnya itu didapatkan banyak menyalah gunakan bantuan perikanan yang didapatkan, dimana tidak tertanggung jawab dengan baik dalam penggunaannya.
“Banyak nelayan setelah menerima bantuan tersebut, hanya untuk dibiarkan menghiasi bibir pantai saja, tidak melaksanakan kewajibannya sebagai seorang nelayan, bahkan ada juga yang mengontrakan dan menjual bantuan itu,” ungkapnya
Tandasnya, didaerahnya memiliki hasil perikanan yang baik akan tetapi, nelayan setempat terkadang malas dalam melaksanakan aktivitasnya sebagai nelayan.
“Sekarang ini di Kota Tual, nelayan tidak perlu lagi mengawatirkan apabila hasil tangkapannya busuk atau melek, karena hasilnya semua dapat terjual habis, tidak ada yang terbuang, memang dibeli dengan harga berbeda – beda,” jelasnya
Untuk itu Dia berharap, bantuan yang diberikan khususnya dalam bidang perikanan, dapat memberikan suka cita kepada nelayan, dan juga dapat meningkatkan ekonomi dari nelayan itu sendiri.
“Kepada Nelayan mari perbaiki komitmen kita, terhadap bantuan ini, untuk memaksimalkan secara baik dalam menggunakan sehingga dapat meningkatkan perekonomian dalam kesehariannya,” pungkasnya


