Tual, MalukuPost.com – Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menegaskan pentingnya profesionalisme dan percepatan kinerja kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilantik, Ridwan Abduh Fadirubun.
Hal itu disampaikan usai pelantikan yang digelar pada Kamis (2/4/2026). Renuat menyebut pengisian jabatan Sekda merupakan momentum strategis sekaligus bagian dari proses normal dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Pengisian jabatan ini penting untuk mendorong semangat kinerja organisasi serta memastikan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat berjalan efektif dan optimal,” kata Renuat.
Ia menekankan, jabatan Pj Sekda harus dijalankan dengan mengedepankan profesionalisme, kompetensi, serta kebijaksanaan dalam memimpin perangkat daerah.
Menurutnya, pelantikan tersebut juga menjadi tantangan baru bagi Fadirubun dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar, terutama di tengah masa transisi dan berbagai keterbatasan.
“Melalui kewenangan yang ada, Pj Sekda diharapkan mampu menjaga agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Renuat mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Selain kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah juga dituntut menjaga stabilitas ekonomi, keamanan, serta hubungan sosial masyarakat.
Tak hanya itu, peningkatan daya saing di tingkat nasional dan global serta penerapan regulasi tanpa mengabaikan kearifan lokal juga menjadi perhatian penting.
Meski demikian, Renuat optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi dengan mengedepankan persatuan, solidaritas, dan komitmen bersama.
Ia pun meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers dalam membangun Kota Tual.
“Prinsip kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan visi Maren dan Ain ni Ain,” katanya.
Selain itu, Renuat menekankan pentingnya koordinasi antara Pj Sekda yang baru dengan pejabat sebelumnya, guna memastikan program yang belum selesai dapat dilanjutkan dan dituntaskan.
Ia juga menyinggung berbagai dinamika daerah, termasuk konflik sosial yang sempat terjadi, agar menjadi perhatian serius untuk segera diselesaikan.
“Saya minta ada komunikasi yang baik, sehingga semua pekerjaan yang tertinggal bisa segera diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegasnya.


