Update Covid-19 di Maluku: 70 Kasus Baru, 1 Pasien Asal Ambon Meninggal

Ambon, MalukuPost.com – Berdasarkan hasil swab PCR BTKL-PP Kelas II Ambon dan Balai POM, terdapat penambahan 70 kasus baru terkonfirmasi Covid-19. dengan rincian berasal dari Ambon 61 kasus, Maluku Tengah 5 kasus, Seram Bagian Barat (SBB) 1 kasus, Buru 1 kasus, Tual 2 kasus.

Ketua pelaksana harian penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menyatakan dari total 5951 kasus konfirmasi, 891 kasus masih dalam perawatan, tersebar di Ambon 473 kasus, Kepulaun Tanimbar 90 kasus, Maluku Tenggara 43 kasus, Tual 34 kasus, Kepualaun Aru 50 kasus, SBT 4 kasus, SBB 11 kasus, Buru 25 kasus, Buru Selatan 7 kasus, dan MBD 1 kasus.

“Sementara untuk pasien, sebanyak 9 kasus, berasal dari MBD 5 kasus, Ambon 1 kasus, Maluku Tengah 1 kasus, Maluku Tenggara 2 kasus. Sehingga total pasien sembuh mencapai 4970 kasus,” ujarnya di Ambon, Senin (11/01/2021).

Kasrul katakan, hal lainnya yakni satu pasien asal kota Ambon meninggal dunia di RSUD dr. M. Haulussy Ambon, berinisial “SAL”, Laki-laki, 40 tahun.

“Almarhum mulai dirawat di RSUD dr. M. Haulussy pada tanggal 1 Januari 2021, meninggal 11 Januari 2021 pukul 05.34 WIT. Proses pemulasaran jenazah, Bapak “SAL” dilaksanakan di RSUD dr. M. Haulussy. Jenazah meninggalkan RSUD dr. M. Haulussy pada pukul 11.45 WIT, didahului dengan doa oleh keluarga yang dipimpin Pendeta dari Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau Ambon,”bebernya.

Dijelaskan Kasrul, sebelum dibawa ke TPU Hunuth untuk dimakamkan, Jenazah didoakan di depan Gedung Gereja Nehemia oleh MPH Sinode GPM. Pada kesempatan tersebut, MPH Sinode GPM juga menyampaikan kata-kata pelepasan Jenazah “SAL”.

“Prosesi pemakaman dilaksanakan pada pukul 12.40 WIT di TPU Hunuth, disaksikan oleh keluarga. Tim relawan yang bertugas adalah Tim PMI Provinsi Maluku,”pungkasnya

Kasrul menambahkan, atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Kota Ambon/ Satuan Tugas Penanganan COVID-19, dirinya menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Bapak “SAL”. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan.

“Dengan penambahan satu orang ini, jelasnya pasien meninggal kini mencapai 90 kasus. Suspek 16 orang, tersebar di Ambon 14 orang, Maluku Tengah 2 orang,” pungkasnya.

Pos terkait