Ini Ketegasan Bupati Pada Apel Bersama ASN Lingkup Pemkab Malra

Kegiatan Apel Bersama ASN pada lokai Kantor Bupati Maluku Tenggara, Rabu (17/2/2021).

Langgur, MalukuPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggelar Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (17/2/2021).

Kegiatan apel bersama tersebut digelar di masing-masing SKPD, dan dipantau langsung oleh Bupati Malra, M. Thaher Hanubun.

Masing-masing kepala SKPD membacakan arahan (pokok-pokok pikiran) bupati terkait dengan pelaksanaan Tugas Pemerintahan, Pelaksanaan Pembangunan dan Pelayanan Publik.

Bupati Hanubun menjelaskan, dalam manajamen pemerintahan, disiplin sangat penting untuk pertumbuhan organisasi.

“Apel bersama yang Kita laksanakan saat ini adalah bagian dari disiplin, dan akan terus dilanjutkan pada setiap tanggal 17 bulan berjalan, ini adalah momentum yang saya gunakan sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kinerja ASN, termasuk penyampaian berbagai kebijakan penting Pemerintah Daerah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh ASN,” ujarnya di Langgur.

Bupati Hanubun menambahkan, dirinya telah meminta kepada seluruh Pejabat Eselon II dan Eselon III agar memastikan seluruh ASN hadir tanpa terkecuali, dan kepada ASN yang tidak hadir, agar atasan langsung memberikan sanksi yang tegas dan segera dilakukan pengurangan pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari aspek disiplin.

“Saya tegaskan, jika ASN tidak masuk kantor selama 46 hari kerja dapat dikenakan sanksi PP 53 Tahun 2010, yakni Pemberhentian Tidak Dengan Homrat sebagai PNS. Beberapa waktu yang lalu Saya sudah memberhentikan 2 (Dua) Orang ASN karena Tidak masuk kantor lebih dari 1 Tahun. Selanjutnya Kepada seluruh Pejabat Struktural, bertindak dan bersikaplah sebagai seorang Pemimpin, setiap pemimpin harus bisa jadi contoh, harus mau dipimpin dan memimpin begitu juga apel pagi kita harus lebih menjadi contoh untuk bawahan sendiri. Kuncinya disiplin itu seorang pemimpin,” katanya

Selaku Bupati, dirinya terus mengingatkan agar ASN tidak melakukan pungutan liar, meskipun diberi uang sebagai tanda ucapan terima kasih. Karena ASN sudah digaji oleh negara dan ASN juga sudah mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Dari beberapa laporan masyarakat (terutama penyedia barang/jasa), banyak sekali Oknum ASN yang karena jabatannya, menetapkan tarif tertentu guna penyelesaian administrasi, berikanlah pelayanan terbaik dan cepat bagi masyarakat,” tukasnya.

Terkait peningkatan pelayanan, Bupati minta seluruh ASN agar datang ke kantor tepat waktu, mengikuti apel, dan juga mengoptimalkan jam efektif pelayanan masyarakat, jangan meninggalkan kantor bila tidak ada kepentingan apalagi mengenakan pakaian dinas pada tempat yang tidak dibenakan.

Selain itu, setiap ASN harus selalu melengkapi atribut pakaian dinas dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor, guna menambah kenyamanan saat berkerja di kantor dalam melayani masyarakat.

Seluruh jajaran ASN Malra diharapkan dapat bekerja cepat dan inovatif, hindari pekerjaan yang monoton, temukan cara-cara baru untuk mencapai target organisasi.

“Saya yakin dan percaya, kita memiliki ASN muda yang memiliki kemampuan yang memadai, baik dalam akses teknologi maupun kemampuan lainnya, namun terkadang kurang berkembang karena sistem dan lingkungan kerja yang kurang Produktif. Untuk itu kepada seluruh Kepala OPD, agar memberikan ruang sebesar-besarnya kepada mereka, tentu dengan pengendalian dan pengawasan saudara,” tukasnya.

Bupati Hanubun mengungkapkan, dalam beberapa minggu terakhir, dirinya juga terus mengikuti perkembangan atas berbagai informasi baik yang disampaikan melalui media cetak elektronik dan media sosial.

“Perlu saya ingatkan kepada seluruh ASN untuk tidak terlibat atau ikut campur dalam hal-hal yang berkaitan dengan politik praktis. Hendaknya saudara-saudara fokus pada tugas dan fungsi sebagai ASN. Jangan pula terpancing oleh berita bohong (hoax) yang sengaja dihembuskan oleh oknum tertentu yang saat ini beredar di tengah masyarakat. Saya berharap saudara-saudara berperan untuk melakukan penjelasan yang memadai kepada masyarakat untuk tidak terpancing oleh berbagai isu yang tidak jelas kebenaran datanya,” tandasnya.

Terkait pengembangan karier ASN, dirinya berharap seluruh tetap berpacu untuk berkinerja baik.

“Dalam beberapa kesempatan Saya sampaikan, bahwa Pengisian Jabatan Eselon II setara Kepala Dinas/Badan akan memberikan ruang dan kesempatan bagi Pejabat Eselon III.b yang berkinerja baik untuk ikut dalam Seleksi Terbuka termasuk dalam pengisian 3 Jabatan Pimpinan Tinggi yang saat ini Lowong. Hal ini penting sebagai komitmen untuk mendorong semangat dan motivasi dalam bekerja,”jelasnya.

Pada kesmepatan itu, Bupati Hanubun meminta bantuan semua pihak untuk ikut mensukseskan semua program dan roda pemerintahan dengan tetap bersinergi sehingga semua program bisa berjalan dengan baik.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri, dengan bantuan maksimal dari semua Pihak, insyaallah Maluku Tenggara maju dan sejahtera sebagaimana cita-cita Kita bersama semakin dapat terwujud,” pungkasnya.

Pos terkait