DPD Golkar Kota Ambon Gelar Baksos Jelang Pelantikan Kepengurusan

Ambon, MalukuPost.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Ambon menggelar bakti sosial (Baksos) dalam bentuk pembagian masker ke beberapa titik di Kota Ambon, Sabtu (20/03/2021) untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

“Hari ini kita lakukan bakti sosial di Kota Ambon, dan ada beberapa titik yang kita lakukan bakti sosial menjelang pelantikan pengurus DPD Golkar Kota Ambon. Pada prinsipnya, kita lakukan kegiatan ini untuk memutus mata rantai covid-19 di Kota Ambon. Kita membagikan masker kepada masyarakat,” ujar ketua DPD Golkar Kota Ambon, Max Siahay.

Dia katakan, beberapa titik yang untuk pembagian masker antara lain di depan Amboina Hotel, Ambon Plaza (Amplaz), pasar Mardika, juga di depan Swalayan Citra.

“Melalui kegiatan ini bisa membantu memutus mata rantai Covid-19 di Kota Ambon, sehingga Kota ini bisa kembali sehat seperti semula,” tandasnya.

Sementara itu, sekertaris DPD Golkar Provinsi Maluku, James Timisela memberikan apresiasi kepada DPD Golkar Kota Ambon.

“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa, karena DPD Kota Ambon dengan kegiatan pembagian masker ini akan menjadi bagian dari upaya-upaya bersama untuk memutus mata rantai ini,” katanya.

“Tujuan Golkar dari pusat ke daerah agar lewat seluruh kegiatan-kegiatan kita, seluruh ekonomi ini bisa pulih lagi. Kalau kondisi sudah membaik, maka Golkar dalam proses-proses sosialisasi, konsilidasi, kita berharap mendapatkan dukungan dan meraih kemenangan, baik dalam Pemilu Legislatif, Pemilukada, maupun pemilihan Presiden di 2024,” katanya lagi.

James menambahkan, kegiatan itu bukan hanya dilakukan DPD Kota menjelang pelantikan kepengurusan. Namun kegiatan seperti itu pasti akan dilakukan pada kesempatan yang lain, sebagai bagian dari partisipasi Golkar sembari berharap ada kesadaran dari masyarakat, dalam mentaati protokol kesehatan.

“Saya harapkan ada kesadaran masyarakat, sebab percuma semua kegiatan di buat oleh pemerintah kalau tidak ada kesadaran dari masyarakat. Kita bagi masker, tapi kalau masyarakat tidak memakai masker secara baik dan benar, maka itu menjadi kendala dalam membantu memutus mata rantai covid-19,” pungkasnya.

Pos terkait