Mundur Dari PAN, Sandy Salamun: Kepemimpinan Zulkifli Hasan Sudah Keluar Dari Visi-Misi Partai

  • Whatsapp

Langgur, Malukupost.com – Setelah berkarier politik kurang lebih 23 tahun, akhirnya Sindang Salamun mengundurkan diri sebagai kader dan politisi partai politik (parpol) yakni Partai Amanat Nasional (PAN).

Sindang Salamun yang akrab dipanggil Sandy merupakan salah sartu politisi dan kader murni partai besutan Amien Rais tersebut.

Kepada Malukupost.com di Langgur, Sabtu (8/5/2021), dia menjelaskan alasannya untuk mengundurkan diri dari PAN.

“Saya mundur dari PAN atas keinginan saya sendiri tanpa melalui paksaan dari siapapun,” ujarnya.

Menurutnya, banyak persoalan yang dia hadapi semenjak PAN dibawah kepemimpinan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Maluku Abbas Ames Hanubun.

“Saya berulang kali dizolimi, baik di struktur pengurus DPD hingga proses pencalegan sampai pada proses di KPU 2019 lalu. Ketika bicara soal militansi terhadap partai, saya salah satu kader PAN yang selama ini loyal terhadap partai namun selalu dizolimi,” tegasnya.

Untuk diketahui, Salamun mulai bergabung dengan PAN sejak tahun 1999. Menjadi ketua BM PAN (periode 1999-2004), Wakil sekertaris DPD PAN Malra (2000-2005), Wakil Ketua DPD PAN kabupaten Maluku Tenggara (2005-2010 hingga 2019).

Selain itu, dirinya juga pernah menjabat sebagai Sekertaris umum DPD PAN kabupaten Kepulauan Aru (2010-2015).

“Jadi, saya berproses dengan Partai Amanat Nasional mulai dari bawah,” tandasnya.

Selain pesoalan di DPW, mantan Jurnalis MNC (InewsTV, RCTI, GLOBAL TV) juga menilai saat ini PAN dibawah kepemimpinan Zulkifli Hasan sudah keluar dari visi, misi dan sejarah berdirinya partai, sehingga dirinya memilih hijrah keluar dari PAN.

“Saya hijrah dari PAN dan mengikuti guru politik saya bapak Prof. Dr Amin Rais. Saya masuk di PAN karena pak Amin Rais. Beliau sangat saya hormati sehingga dimanapun arah politiknya saya tetap berkiblat bersamanya.

Salamun mengungkapkan, dalam waktu dekat dirinya akan menyampaikan surat pengunduran diri ke DPD PAN kabupaten Maluku Tenggara dengan tembusan DPW,dan DPP PAN di Jakarta.

“Insha Allah selesai hari raya Idul Fitri, surat pengunduran diri saya kirim ke partai,” tuturnya.

Salamun juga mengucapkan terimah kasih kepada PAN secara kelembagaan yang kurang lebih 23 tahun membesarkan namanya.

“Harapan saya, walaupun sudah keluar sebagai kader PAN tapi komunikasi politik dan sirahturahmi dengan teman-teman di PAN tetap terjalin seperti biasa,” pungkasnya.

Sindang Salamun alias Sandy saat ini diberikan mandat menjadi Ketua DPD Partai UMMAT kabupaten Maluku Tenggara oleh DPP Partai Ummat.

“Iya memang benar. Dan saat ini fokus membangun infrastruktur partai baik dari DPC dan DPD dalam rangka persiapan pendaftaran di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, pungkasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini bahwa mandat sebagai Ketua DPD Partai UMMAT tersebut disampaikan melalui Abdul Mutalib Tuanaya (Penanggungjawab partai UMMAT di Maluku).

Abdul Mutalib Tuanaya adalah mantan Wakil Bendahara DPP PAN sekaligus Korwil PAN Maluku-Maluku Utara (periode 2015-2020).

Pos terkait