Pemkab Malra Segera Buka Pendaftaran CPNS Dan PPPK, Ini Formasinya

Langgur, Malukupost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) dalam waktu dekat akan melakukan Rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Hal tersebut disampaikan Bupati Malra, M. Thaher Hanubun saat konferensi pers yang digelar di Langgur, Rabu (18/5/2021).

Bupati Hanubun mengngkapkan, Tahun 2021 Pemda Malra melalui Unit Kerja Kepegawaian dan Organisasi SETDA sudah mengusulkan Formasi CPNS dan PPPK ke KEMENPAN RB sejumlah 1.140 formasi, dengan rincian Tenaga Guru (140 formasi), Tenaga Kesehatan (525 formasi) dan Tenaga Teknis (475 formasi).

Usulan tersebut seluruhnya didasarkan pada hasil Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

“Alhamdulillah berdasarkan Keputusan MENPAN RB RI Nomor : 629 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021, telah ditetapkan alokasi CPNS dan PPPK kabupaten Malra Tahun 2021 berjumlah 514 Formasi dengan rincian Tenaga Guru berjumlah 177 formasi, Tenaga Kesehatan 312 formasi dan Tenaga Teknis 25 Formasi,” katanya.

Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun

Bupati Hanubun mengungkapkan, jumlah alokasi formasi tahun ini adalah yang terbesar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tentu ini merupakan momentum yang sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik dan tugas-tugas pemerintahan, serta memberikan kesempatan dan akses luas kepada lulusan perguruan tinggi terlebih khusus putra-putri Evav untuk menjadi birokrat dan berperan dalam pembangunan Malra,” ujarnya.

Dijelaskannya, khusus alokasi formasi tenaga guru (177 formasi), seluruhnya untuk mengisi formasi PPPK. Sedangkan formasi Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis adalah formasi untuk Calon PNS.

Selain itu, untuk formasi PPPK Guru dikhususkan bagi peserta seleksi yang berasal dari 3 (tiga) kelompok/kategori yakni : Pertama, mereka yang sudah terdaftar sebagai Tenaga Honorer Kategori II dalam data Listing BKN.

“Ini jumlahnya tidak bisa ditambah dan dikurangi karena sudah ada tercatat secara elektronik dan sampai dengan saat ini masih bekerja di kabupaten Malra,” tandasnya.

Kedua, yakni mereka yang bertugas sebagai Guru Honorer pada Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta dan sudah terdata pada DAPODIK. Dan yang Ketiga yakni para lulusan Perguruan Tinggi yang sudah memiliki sertifikat Pendidik yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan.

Untuk diketahui, seleksi Tenaga Guru ini akan dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas UNBK yang sebelumnya sudah dimiliki oleh setiap sekolah.

“Apa yang saya sampaikan diatas baik formasi atau alokasi dan informasi lainnya, dimaksudkan agar putera-puteri terbaik Malra bisa mengetahui lebih awal kebijakan ini sekaligus memberikan pesan penting yakni lebih mempersiapkan diri lebih awal, karena belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak putera-puteri asal Malra kalah bersaing dengan kompetitor lainnya yang berasal dari luar daerah,” tukasnya.

Menurutnya, ini adalah era kompetisi dimana kapasitas setiap peserta adalah penentu utama keberhasilan dalam seleksi pegawai ASN, dimana semua WNI termasuk yang berasal dari luar wilayah Malra, juga berkesempatan untuk mengikuti seleksi.

“Saya yakin dan percaya, anak-anak kita memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai, dan yang diperlukan saat ini adalah belajar dan belajar. Masa depan Malra saat ini dan dimasa mendatang sangat ditentukan oleh mereka-mereka ini. Saya juga sangat mengharapkan dorongan dan dukungan semua pihak dan komponen di daerah ini untuk memotivasi dan mengarahkan anak-anak kita untuk giat dan berupaya menjadi yang terbaik pada seleksi CPNS dan PPPK di tahun ini,” pungkasnya.

 

Pos terkait