Ini Penegasan Gubernur Maluku Saat Mengunjungi RSUD dr M. Haulussy

  • Whatsapp

Murad: Saya Tidak Mau Dengar Lagi, Orang Sakit Datang Tidak Dilayani Sampai Mati

Ambon, MalukuPost.com – Di hari lahir Pancasila, Gubernur Maluku Murad Ismail meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy, selasa (01/06/2021). Didampingi Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Elvis Pattiselano.

Kunjungan Gubernur Maluku yang kedua kalinya di RSUD dr M. Haulussy itu, selain meninjau sejumlah ruangan juga berkesempatan memberikan wejangan kepada seluruh tenaga medis dokter maupun perawat terhadap pelayanan kesehatan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Murad Ismail meminta pelayanan di RSUD yang kini berusia 67 tahun itu harus fleksibel memenuhi harapan kebutuhan kesehatan perorangan maupun masyarakat secara menyeluruh.

“Saya dari awal sudah memberi tahu, jangan lagi ada rumah sakit melayani orang sakit tidak langsung dilayani, tetapi ditanya dari mana, KTP, sampe orang mati-pun tidak dilayani, itu yang saya tidak suka,”tegasnya.

Gubernur Murad menandaskan, hal tersebut merupakan pertama dan terakhir, tidak ada lagi laporan yang masuk bahwa RSUD dr. M. Haulussy lebih mementingkan pengurusan administrasi dari pada pelayanan kesehatan.

“Pasien yang masuk ditangani dulu, setelah siuman sudah bisa berbicara baru ditanya macam-macam yang penting pelayanan kesehatan, kalau yang bersangkutan tidak punya BPJS atau tidak punya apa-apa beritahu, biar saya yang tangani, dari pada kalian bertanya sampai dia mati tidak ditangani, itu yang saya tidak suka,”pungkasnya.

Gubernur Murad mengingatkan, peristiwa yang terjadi sebelumnya tidak terulang Kembali. dan semua masyarakat yang datang harus dilayani dengan hati dan sungguh-sungguh.

“Kemarin ada pertanyaan wartawan kepada saya, nanti seumpanya yang masuk Gubernur atau Wali Kota bersamaan dengan masyarakat biasa, mana yang didahulukan?, Saya katakan yang didahulukan orang yang mau mati lebih penting dari pada Gubernur atau Wali Kota,”tandasnya.

Gubernur Murad juga meminta kepada seluruh tenaga medis untuk melayani masyarakat dengan hati yang tulus. Jika hal ini diterapkan dengan baik, maka RSUD dr M. Haulussy akan berkembang, dan tingkat kepercayaan masyarakat bisa kembali pulih seperti sedia kala.

“Saya minta dari kaki sampai ke kepala, semua dokter dan perawat harus merasa yang kita layani adalah saudara kita sendiri dan melayani hati semua akan dilihat sama Tuhan Yang Maha Kuasa,”pintanya.

Pos terkait