Pedagang Yang Menolak Relokasi Bakal Tidak Menempati Pasar Baru Mardika

  • Whatsapp

Hadler: “Kita bersusah sedikit saja menghadapi kesulitan ini”

Ambon. MalukuPost.com – Wakil Wali kota Ambon, Syarif Hadler menyatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan merelokasikan seluruh pedagang yang ada di pasar Mardika, sembari berharap kepada masyarakat, khususnya pedagang agar tetap bersabar, karena pembangunan pasar Mardika membutuhkan waktu 2 – 3 tahun.

“Bersabarlah di tempat sementara, tanpa mempersoalkan apakah itu di Passo, ataukah di manapun nanti. Karena mari kita bersusah sedikit saja menghadapi kesulitan ini, untuk kemudian kita masuk pada sebuah pasar tradisional modern yang repensentatif di sini,” ujarnya di Ambon Rabu (09/06/2021).

Hadler katakan, apabila pembangunan pasar tradisional modern Mardika selesai maka para pedagang yang direlokasi tersebut yang akan mengisinya.

“Tidak ada orang lain yang mengisi, mereka sendiri yang akan mengisinya, Karena itu marilah kita bekerja sama untuk mengikuti apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah,”tandasnya.

Menurut Hadler, tidak ada pemerintah satupun didunia ini yang bekerja untuk menyusahkan rakyatnya, sembari mengutip pernyataan Pak Wali Kota Richard Louhenapessy bahwa pemerintah adalah orang tua, rakyat itu adalah anaknya.

“Tidak ada orang tua yang akan menyusahkan anaknya,” tegasnya.

Dijelaskan Hadler, apabila ada pedagang yang tidak mau direlokasi/ pindah sementara maka nama mereka sebagai pedagang di Pasar Mardika akan terhapus dalam data. dan pada saatnya nanti selesai pembangunan pasar tradisional modern Mardika maka para pedagang yang menolak direlokasi tidak akan diberikan kesempatan atau kehilangan hak untuk mendapatkan tempat di pasar baru tersebut.

“Saya berharap mereka harus mau untuk kita dekati mereka terus, sehingga tidak ada elemen-elemen masyarakat lainnya yang mencoba-coba untuk membisikan mereka dan menyampaikan informasi yang sesat menyesatkan mereka, sehingga kerugian ada pada mereka sendiri,” katanya.

“Jika mereka hari ini tidak mau pindah ke tempat sementara, maka mereka punya nama akan terhapus didata. Dan pada saatnya nanti ketika pasar itu akan jadi mereka tidak akan diberi kesempatan untuk kehilangan hak, untuk mendapatkan tempat di pasar yang baru,” katanya lagi.

Hadler berharap kepada seluruh masyarakat pedagang yang ada di pasar mardika agar bersama- sama bekerja sama untuk menjemput pasar tradisional modern demi kepentingan bersama.

Pos terkait