Pengurus Daerah dan Kecamatan Kecewa atas Putusan Mahkamah Partai terhadap Musda ke-X DPD Golkar Malra

  • Whatsapp

Langgur, Malukupost.com – Putusan Mahkamah Partai (MP) Golkar terhadap sidang gugatan  Musyawarah Daerah (Musda) ke-X DPD Partai Golkar Maluku Tenggara (Malra) menimbulkan kekecewaan dari sejumlah Pengurus Daerah dan Kecamatan DPD Golkar Malra Masa bahkti 2017-2020.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Pemenang Kecamatan Kei Besar DPD Partai Golkar Malra, Herman Betaubun saat konferensi Pers Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, putusan sidang gugatan Musda ke-X DPD Golkar Malra yang telah diumumkan Mahkamah Partai beberapa waktu lalu, dinilai tidak ada keadilan.

“Ada dua gugatan yang telah disidangkan, untuk itu Kami mengakui dan menerima Putusan MP terhadap gugatan dengan Regnomor : 24/PI-Golkar/X/2020. Akan tetapi ada gugatan lain yang menimbulkan keraguan dan kekecewaan terhadap keadilan dari MP.” ujarnya

Wakil Ketua Bidang Pemenang Kecamatan Kei Besar DPD Partai Golkar Malra Herman Betaubun

Dijelaskan, gugatan dengan Regnomor : 25/PI-Golkar/X/2020. terkait Pembentukan dan pengangkatan Kepengurusan Golkar Kecamatan, tidak di bahas dalam pelaksanaan persidangan oleh MP.

“Ada apa sebenarnya dengan MP, padahal secara jelas peserta Musda dari 11 Kecamatan adalah Carateker Ketua Kecamatan yang di angkat oleh Carateker Ketua DPD Golkar Malra pada saat itu, kok bisa MP melegalkan hal semacam itu dalam pelaksanaan Musda ke-X DPD Golkar Malra.” kesalnya

Betaubun berharap, Kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, untuk dapat menyikapi permasalahan pada Musda ke-X DPD Golkar Malra.

“Kiranya permasalahan Musda ke-X DPD Golkar Malra, dapat di sikapi oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar. Dan juga diharapkan adanya  perhatian dari Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku untuk dapat mengambil langkah.” pungkasnya

Pada kesempatan yang sama, salah satu Kader Partai DPD Golkar Malra Jhon Saklil menambahkan, Agrapinus Rumatora adalah Ketua terpilih DPD Partai Golkar Malra berdasarkan Musda ke-X.

“Rumatora belum bisa secara resmi mengaku bahwa dirinya adalah Ketua Definitif DPD Partai Golkar Malra,  menunggu sampai sudah ada Pelantikan Kepengurusannya.” kata Saklil

Diungkapkan, pada Konferensi Pers yang di gelar Agrapinus Rumatora itu, dinilai melakukan pembohongan publik. Dimana dirinya mengaku telah mengajak Pengurus DPD Golkar Malra periode 2017-2020 untuk bersama membangun Partai Golkar.

“Tidak pernah ada komunikasi maupun, pendekatan secara baik yang dilakukan Agrapinus terhadap Kami pengurus DPD Partai Golkar Malra, Untuk bersama-sama membangun Partai Golkar seperti yang dikatakan lewat pemberitaan itu. Jangan hanya ingin mencari Pencitraan saja, padahal lain dari fakta sebenarnya.” ungkapnya

Pos terkait